BAGIKAN

Modifikasiplus.com – Setelah memperkenalkan Car Audio Network (CAN) di Malaysia, kini CAN juga berhasil mengadakan Pelatihan Juri (Judge Training) di Filipina. Peserta yang hadir adalah pelaku car audio di Filipina, terdiri dari Installer audio dan distributor audio.

Mengambil lokasi di PBA Cafe Metrowalk, Pasig City, pada 1-2 Juni 2016 kemarin. Kota ini hanya satu jam perjalanan menggunakan mobil dari kota Manila. Filipina adalah negara kedua yang menerima regulasi dan kategori kontes audio, setelah sebelumnya negara Malaysia yang telah mengadakan CAN Judge Training di Kuala Lumpur pada tanggal 24-25 April 2016 lalu.

“CAN berhasil membangun jaringan dengan label . Sebagai Trainer untuk CAN Judge Training yang dilangsungkan selama 2 hari,” ujar Wahyu Tanuwidjaja, founder CAN, melalui siaran persnya Sabtu (4/6/16).

Antusias peserta yang notabene penggemar car audio begitu tinggi, karena kontes audio di Filipina sangat diminati. Sebagai informasi, di Filipina memiliki potensi juri car audio terbaik di Asia.

Materi yang dibawakan kepada peserta di Filipina adalah Visi dan Misi CAN, General Rules CAN, CAN Q, CAN Craft, CAN Perform, CAN Loud, CAN Jam dan CAN Tune. Sebelum training dimulai, acara didahulukan dengan launching P-CAN sebagai Organizer yang akan terlibat dalam kegiatan CAN di Filipina. Resmi, P-CAN dimanajeri oleh Roella Francisco.

Seluruh aturan main yang berlaku di CAN dikupas habis dan disampaikan kepada peserta. Selanjutnya peserta juga mendapat bekal tata cara menjuri dengan CAN. Pengenalan seluruh track yang ada di CD CAN juga disampaikan, sehingga peserta memahami cara menilai, depth, sound stage, height, position, focus imaging dan tonal quality. Seluruh peserta mengikuti pelatihan juri selama 2 hari, dan mengikuti seluruh materi CAN Judge Training.

“Kompetisi car audio di Filipina yang menggunakan regulasi CAN akan dimulai pada bulan Juli 2016 bertajuk Need For Street. Untuk pertama kalinya Indonesia berhasil mengekspor platform kontes audio mobil, dengan aturan, kategori, CD kompetisi yang dibuat di Indonesia ke Filipina,” ungkapnya. (Alan)

LEAVE A REPLY