BAGIKAN

Sebagai perwujudan komitmen untuk secara aktif ikut mengurangi emisi karbon dioksida (CO2), TNT Indonesia bekerjasama dengan Direktorat Lalulintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya dan Safety Defensive Consultant Indonesia(SDCI), menggelar pelatihan tentang perilaku berkendara dengan benar dan ramah lingkungan (Eco Driving) dengan tajuk “Eco Driving For Smart Driver” bagi anggota Ditlantas Polda Metro Jaya dan pengemudi internal TNT Indonesia. yang bertujuan agar dapat berkendara lebih hemat, ramah lingkungan dan juga mengurangi angka kecelakaan.

“Kegiatan edukasi ini akan melibatkan sebanyak 50 orang yang terdiri dari 25 anggota dari Ditlantas Polda Metro Jaya dan 25 orang pengemudi perusahaan TNT Indonesia. Kerja sama kami dengan Ditlantas Polda Metro Jaya dan SDCI ini adalah salah satu bentuk dari upaya edukasi kepada para pengendara sehingga mereka mampu berpikir secara lebih pintar dan bijaksana sehingga dapat mengurangi polusi udara sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di tanah air,” ujar Tomy Sofhian, Managing Director TNT Indonesia di Jakarta belum lama ini.

Sedangkan Direktur Lalulintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya Drs. Restu M Budyanto, MM menjelaskan, kecelakaan lalu lintas sering terjadi akibat kurangnya kesadaran dan pengetahuan pengemudi dalam berkendara yang mengakibatkan semakin tingginya angka kecelakaan lalu lintas khususnya di daerah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi (Jabodetabek).

“Kami berharap pelatihan ini tidak hanya melahirkan pengendara yang semakin pintar dalam menerapkan sistem pengoperasian kendaraan mereka guna mengurangi konsumsi C02 di udara, namun juga dapat menjadi penggerak perubahan dengan menularkan ilmu yang mereka dapat dari pelatihan ini kepada pengendara lain sehingga pada akhirnya mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas,” tambah Restu.

Selain kegiatan pelatihan Eco Driving ini, TNT Indonesia telah bekerjasama dengan UNEP (United Nations Environment Programme) di awal tahun 2006 dengan mencanangkan strategi & aktivitas secara global untuk bersama – sama mengurangi CO2 dan semakin dekat dengan target TNT untuk “zero emission” pada proses PUD (Pick Up Delivery).
Pada tahun 2010, UNEP juga mengadakan pelatihan manajemen dengan objektif Clean Fleet Management, dimana perwakilan TNT dari Indonesia, Malaysia, Thailand, Vietnam, Singapore diperkenalkan tahap demi tahap praktik sistem dengan mudah sehingga dapat memberikan manfaat maksimal dalam mengelola operasional armada & meminimalkan konsumsi CO2. (Harfa Gandhi)

LEAVE A REPLY