BAGIKAN
Tips Berkendara Saat Hujan

Memasuki akhir tahun diyakini sejak dulu adalah awal dari mulainya musim hujan di Indonesia. Tetapi dibeberapa tahun belakangan ini curah hujan menjadi tidak menentu karena hujan bisa datang dengan tiba-tiba dengan jumlah debit air yang juga tidak menentu. Berkendara dengan sebuah mobil bisa jadi banyak orang beranggapan adalah pilihan yang terbaik dilakukan ketika diharuskan berkendara di tengah deras hujan, tetapi berkendara dalam keadaan seperti ini juga perlu diperhatikan kondisi mobil dan pengetahuan pengemudi tentang berkendara di kala hujan.

PERSIAPAN KENDARAAN

Disain sebuah mobil memang dikondisikan untuk melindungi para penumpangnya dari cuaca di luar kabin. Tetapi tetap saja piranti-piranti pendukungnya tetap harus dijaga agar tetap nyaman berkendara di kala hujan.

Lampu
Disain sebuah mobil memang dikondisikan untuk melindungi para penumpangnya dari cuaca di luar kabin. Tetapi tetap saja piranti-piranti pendukungnya tetap harus dijaga agar tetap nyaman berkendara di kala hujan.

Wiper
Periksa kondisi wiper karena perannya sangat vital untuk visibilitas pengendara. Perawatan wiper sering terlupakan sampai ia benar-benar dibutuhkan, fungsinya menyapu air atau kotoran yang ada di kaca depan. Karet yang mengering bisa jadi disebabkan seringnya dijemur terik matahari sehingga fungsinya tidak lagi maksimal. Periksalah kondisi nosel washer apakah tersumbat atau tidak, isi dengan campuran air dan pembersih berbahan khusus seperti shampo karena fungsinya terbilang ampuh untuk membantu menyingkirkan kotoran di kaca depan.

Kaca Film
Kaca film berfungsi untuk mengurangi jumlah panas yang masuk kedalam kabin mobil, secara umum kaca film di Indonesia belum ada aturan secara khusus tentang kegelapan yang boleh diterapkan karena itu pemilik mobil sering kali menggunakan kaca film dengan kadar sampai dengan 80%. Hal ini sah-sah saja tetapi tidak untuk kaca depan, jika terlalu gelap tentu akan menghalangi pandangan pengemudi terutama ketika malam dan hujan.

Karet kaca dan pintu
Karet pada kaca dan pintu juga harus dibenahi, karet ini berfungsi menjaga agar air tidak rembes dan masuk ke dalam kabin. Apabila terjadi penurunan kualitas karena robek atau copot dari dudukannya, segeralah ganti dengan yang baru.

Ban
Mengetahui kondisi ban terbilang cukup mudah, pada beberapa merek ban sudah dilengkapi dengan simbol yang menunjukan usia kausan ban. Biasanya berbentuk tonjolan, jika posisinya sudah sejajar dengan ulir ban lebih baik dilakukan penggantian.

Saringan Udara
Sering kali pemilik kendaraan memodifikasi kendaraannya menggunakan sistem open air filter untuk membantu meningkatkan performa mesin, tetapi saringan udara jenis seperti ini jika sudah basah terkena air maka kemampuannya menyaring udara akan menurun, lebih baik menggunakan boks filter standar pabrikan.

Alat Komunikasi
Siapkan alat komunikasi jika disuatu saat terjebak dalam kondisi mogok.

TIPS BERKENDARA DI KALA HUJAN

Pemahaman pengendara tentang mengemudi bisa meminimalisir kesalahan mengemudi ketika hujan yang kerap kali juga menyebabkan banjir.

Kenali bagian-bagian dari mobil anda. Pahami ketinggian kendaraan, ruang mesin, posisi radiator, filter udara, posisi knalpot, dan fitur-fitur keselamatan yang telah tersedia. Berkendara di posisi hujan lebat menuntut pengendara untuk ekstra hati-hati. Jika perjalanan tidak terlalu penting untuk dilakukan, menepi adalah pilihan yang terbaik jika terjebak banjir. Perhatika posisi genangan air, karena jika sudah mencapai tepian bawah pintu bisa menyebabkan air masuk ke dalam kabin, lagipula jika air sudah mencapai posisi tersebut bisa saja memasuki ke dalam tabung knalpot . Knalpot tidak hanya mengeluarkan gas buang tetapi juga menyedot udara ketika perpindahan transmisi karena itu ketika berkendara melewati banjir usahakan posisi gas selalu tinggi agar air tidak masuk ke dalam tabung knalpot.

Jika pilihan adalah tetap berkendara walaupun banjir menghadang, pertama-tama cek kedalaman banjir. Biarkan pengendara lain untuk melaju terlebih dahulu agar kita mengetahui cara menerjang banjir dengan benar. Usahakan tetap berjalan di posisi tengah jangan dibahu jalan agar terhindar dari kanal atau selokan yang tertutup air. Sebaiknya berkendara perlahan dan tetap pada posisi gigi satu, jaga jarak dengan kendaraan lain di depan. Gelombang arus air bisa tercipta dari kendaraan yang berada di depan, jika arusnya terlalu deras bisa jadi akan menyebabkan mobil kita terseret arus air.

Mengemudi dengan perlahan juga sebaiknya dilakukan ketika melewati genangan air, hal ini untuk menghindari aquaplaning atau yang juga disebut hydroplaning. Aquaplaning adalah kondisi hilangnya kemampuan pengereman dan kontrol kemudi ketika lapisan air paling atas menggantikan traksi ban pada jalan. Mengatasinya adalah dengan cara tetap mengemudi dengan rileks diiringi dengan mengurangi gas dengan perlahan sampai akhirnya traksi ban kembali kepada jalan.

Menghentikan laju kendaraan dengan pengereman secara tiba-tiba juga bisa berbahaya. Piranti rem yang sudah menggunakan discbrake ataupun tromol bisa menjadi basah karena hujan. Melakukan injakan rem secara perlahan dan berulang-ulang juga membantu sepatu rem dan tromol menjadi cepat panas dan kering agar pengereman tetap optimal.

Jika mesin mati, jangan panik dan langsung dengan segera hubungi jasa derek atau hubungi petugas lalu lintas atau aparat terkait seperti kepolisian atau pemadam kebakaran agar bisa cepat dilakukan solusi. Jangan membuka kap mesin ketika hujan deras karena komponen mobil mengandung kelistrikan dan dapat berakibat kerusakan fatal jika bertemu langsung dengan air. (MP)

LEAVE A REPLY