BAGIKAN
Dok

Menurut data Kemenhub, tahun ini jumlah pemudik yang gunakan motor diperkirakan sekitar 2 juta unit! Sayangnya tingkat kecelakaan pemudik motor diperkirakan masih tetap tinggi. Tahun lalu saja, sebanyak 70% kecelakaan yang terjadi selama mudik Lebaran dialami oleh pengendara motor.

“Dengan besarnya jumlah kecelakaan yang terjadi pada pengendara motor, sebenarnya kami tidak menyarankan untuk mudik dengan naik motor karena risiko kecelakaan yang cukup tinggi. Namun, jika tidak ada alternatif kendaraan lain, masih ada beberapa hal yang bisa Anda lakukan untuk mengusahakan agar perjalanan berlangsung aman dan lancar!” kata Irwan Setiawan, Marketing Departement Head PT Surayaraya Rubberindo Industries, produsen ban FDR..

Berikut tips aman naik motor jarak jauh:

  1. Persiapkan motor

Pastikan motor dalam kondisi baik, Anda sudah service motor. Lakukan lagi pemeriksaan motor secara menyeluruh, apakah ada kerusakan atau ada bagian yang perlu diganti. Salah satu bagian yang perlu dicek adalah ban. Jika ban aus harus segera diganti dengan ban memiliki daya cengkeram maksimal seperti ban FDR.

  1. Persiapkan perlengkapan keselamatan

Pakai helm SNI, sarung tangan & sepatu untuk perlindungan. Jaket dengan strip flourescence agar terlihat di malam hari. Jas hujan untuk persiapan jika harus berkendara dalam keadaan hujan.

  1. Cermat dengan barang bawaan

Setiap menambah beban akan pengaruhi suspensi, ban, jarak pengereman, akselerasi dan saat membelok. Pastikan total beban tidak melebihi berat maksimum yang bisa ditanggung ban. Gunakan tas punggung atau pastikan barang bawaan terikat dengan baik dan berat terdistribusi  merata. Jika perlu kirimkan barang bawaan Anda terlebih dulu lewat paket sehingga Anda tidak membawa beban berat selama perjalanan.

  1. Pilih rute yang aman

Korlantas Polri sudah memberikan alternatif jalur untuk para pemudik yang menggunakan sepeda motor. Lebih baik lagi jika Anda mulai perjalanan jauh hari saat kondisi jalanan tidak sepadat mendekati waktu Hari Raya Idulfitri.

  1. Rencanakan perjalanan Anda

Bagi Anda yang sering touring jangan samakan dengan perjalanan mudik. Pastikan cukup beristirahat, jika perlu bagi perjalanan jadi beberapa tahap dengan bermalam di beberapa tempat.¬†¬† Saat mudik kepadatan lalu lintas tinggi dengan faktor kesalahan dari pengendara lain bisa membahayakan Anda. “Ingat, utamakan keselamatan. Jangan paksakan untuk mudik dengan motor jika Anda dan motor tidak dalam kondisi prima,” ujar Irwan. (IBD)

LEAVE A REPLY