BAGIKAN

Persaingan otomotif antar brand yang semakin kompetitif di tahun 2014, yang diwarnai dengan beberapa momentum politik serta adanya kenaikan bahan bakar minyak (BBM) berimbas pada penjualan mobil di tanah air. Namun, data dari Gaikindo (Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia) penjualan retail industry otomotif dari Januari – November 2014 berhasil menembus penjualan 1 juta unit yaitu 1.090.579 unit atau mengalami penurunan dibanding tahun lalu sebanyak 1.098.331 unit.
Menurut Davy Tuilan, Direktur Pemasaran PT Indomobil Suzuki Sales (SIS) dalam acara Media Gathering di Jakarta belum lama ini, penjualan hingga akhir tahun 2014 mendatang, akan mencapai 1.203.579 unit yang didapatkan dari penjualan pada bulan Desember sebesar 113.000 unit. “Perhitungan ini dilakukan secara retail, karena selisih dengan penjualan wholesales cukup besar, dan tidak menunjukkan gambaran permintaan konsumen di Indonesia,” ungkap Davy.
Tetapi penjualan di tahun 2014 dibanding tahun 2013 diakui Davy mengalami sedikit penurunan yaitu 1.207.000 unit. Namun, ada hal yang membuat bangga Davy, karena dari semua penjualan dari beberapa brand otomotif, Suzuki mengalami penurunan yang paling sedikit kurang lebih 10%. “Dan juga brand value Suzuki mengalami peningkatan 3 poin dibanding tahun 2013 lalu yaitu 96 poin,” tambah Davy.
Ke depannya, PT SIS juga berencana untuk menerapkan mesin diesel di beberapa line up Suzuki, yang saat ini masih belum bisa dipastikan untuk jenis mobilnya. (Irianto)

LEAVE A REPLY