BAGIKAN

Jakarta, 20 Agustus 2015 – Mayoritas pengunjung IIMS 2015 tentu datang dengan niat mencermati produk otomotif termutakhir, baik mobil maupun sepedamotor yang menjadi pemain baru di ajang IIMS. Tentu tak puas jika hanya melihat tanpa mencoba produk incaran. Karena itu, Dyanda Promosindo untuk pertama kalinya menyiapkan zona “Parade Test Drive & Ride” yang didesain khusus, dengan handicap tertentu dan dalam panduan ahli dan tim ATPM atau dealer masing-masing.

Di hari pertama IIMS 2015, ternyata animo pengunjung untuk ikut peserta “Parade Test Drive & Ride” amat melimpah. Mungkin karena syaratnya terbilang sederhana: cukup punya SIM A atau C, dan melakukan registrasi sederhana di booth brand mobil atau motor yang dikehendaki. Luas lahan test lebih dari 2.000 meter2, sangat  memadai untuk  pemahaman pada produk yang  tengah dicoba. Setidaknya  cara mengetahui fungsi  dan pengaktifan fitur modern yang terdapat pada mobil atau motor yang ditest. Untuk meningkatkan pengetahuan dan keaman,  semua tester didampingi instruktur terlatih dari masing-masing brand.

“Sarana dan cara ini sangat bagus. Memudahkan konsumen untuk memahami produk lebih detil. Kan nggak enak juga kalau salah-salah pencet tombol,” komentar Ardiansyah, wiraswasta muda dari Cibubur usai menjajal sebuah unit baru lansiran Eropa.

Di tenda sebelahnya sudah berjejer pula beberapa brand Jepang dan calon konsumennya. Mereka menunggu giliran masuk lintasan. Tentu saja yang namanya akselerasi apalagi top speed  menjadi item yang tidak bisa di-test drive. Tapi, cukuplah untuk proses pengenalan di semua area dan merasakan kenyamanannya.

Tak kalah semarak adalah test ride untuk produk sepeda motor yang baru tahun ini nimbrung di panggung IIMS. Dari pagi hingga sore, zona ini tak  pernah sepi dan bisa dibilang favorit para bikermania. Dari motor-motor ber-cc kecil sampai kelas moge, dari skuter matik sampai motor listrik Zero yang baru launching di IIMS 2015.

Mau ikutan jadi tester? Gampang, cukup bermodalkan SIM C dan registrasi di tempat. Waktunya pun panjang, berlangsung saban hari sampai IIMS usai pada 30 Agustus mendatang.

Beberapa langkah dari areal test terdapat ‘wilayah’ militer yang biasanya tertutup rapat kini terbuka luas untuk pengunjung. Military Zone ini terdiri dari display berbagai kendaraan tempur macam tank dan panser. Antara lain juga diisi tank Leopard buatan Jerman dan kendaraan tempur Scorpion dan Anoa yang  merupakan karya kebanggaan Indonesia. Meski dijaga sejumlah tentara, kendaraan ini bebas dinaiki pengunjung sampai ke kabin. Mau bikin foto ‘bersejarah’ pun dipersilahkan, asalkan jangan tanya harga karena semuanya hanya untuk dinikmati. Nah, mumpung ada kesempatan langka maka pengunjung IIMS pun ramai-ramai menyerbu zona tersebut. Bahkan berpose khusus di moncong meriamnya.

Bergeser sedikit ke Hall A yang adem, pengunjung pun dihadapkan dengan tiga mobil legendaris yang merupan mobil kepresidenan Presiden RI pertama, Soekarno. Masuk dalam katagori History Car, ketiga unit mobil itu terdiri dari Cadillac Fleedwood Limousine buatan 1964, Chrysler Windsor Limousine 1947, dan Buick Super 1949  sistem kemudi kanan yang merupakan satu-satunya mobil Bung Karno yang setir kanan. Dan, satu hal lagi, pada hari-hari terakhir IIMS 2015 juga dihadirkan mobil kepresidenan era Soeharto yang merupakan bagian dari The 8th Otoblitz  Indonesia Classic Car Show (OICCS) 2015 yang dipersembahkan Otoblitz Media Sinergy bekerjasama dengan PPMKI.

“Kolaborasi yang bagus. Pengunjung bisa menyaksikan sejarah mobil-mobil klasik di Indonesia sambil menikmati perkembangan teknologi otomotif dunia yang tampil melalui mobil-mobil terkini,” komentar Azman Osman, CEO Otoblitz Group.

Sayangnya, pada hari perdana ini pula Dyandra Promosindo selaku pemilik hajat IIMS mendapat kabar ketidakhadiran Graham Jarvis, atlet profesional extreme enduro rider yang juga terbaik dunia, akibat cedera saat berlatih beberapa hari sebelum bertolak ke Jakarta. Padahal rencana kedatangannya sudah sempat menjadi penantian tersendiri para peminat aksi-aksi ekstrim di atas motor.

“Tapi, jangan kecewa. Ada penggantinya yang tak kalah kelas dan talentanya, Alfredo Gomez. Ia rekan Jarvis di tim Husqvarna,” terang A. Judiarto, Ketua Pengprov IMI DKI yang bersama Husqvarna mendatangkan jawara Eropa itu.

LEAVE A REPLY