BAGIKAN

Maraknya kasus kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama ini menjadi topik yang cukup memprihatinkan, bahkan kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia maupun secara global. Di Indonesia jumlah korban tewas akibat kecelakaan lalu lintas mencapai 120 jiwa per harinya. Menurut data Global Status Report on Road Safety yang dikeluarkan oleh WHO Indonesia justru menempati urutan pertama peningkatan kecelakaan lalu lintas.

Cukup banyak pengemudi di kota-kota besar yang terbiasa mengendarai mobil sejak usia dini, bahkan sebelum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM). Mengendarai mobil dipandang sebagai kepraktisan bertransportasi dan simbol status di mata masyarakat. Hal ini dapat menimbulkan dampak negatif, yaitu semakin rawannya para pengemudi mengalami kecelakaan saat mengendarai mobil.
Berangkat dari kepedulian tersebut, dan dalam rangka “Menyambut 70 Tahun Indonesia Merdeka”, Veloz Community (Velozity) turut berkontribusi dalam kampanye safety driving dan menyampaikan pesan kepada masyarakat Indonesia bagaimana cara mengemudi yang baik dan benar dengan mengkampanyekan kegiatan safety riding. Tahun lalu coaching clinic untuk pelajar di Jakarta sudah digelar, agenda tahun ini pembelajaran diberikan untuk pengguna mobil di empat kota besar dengan tema “Think Before You Drive”.

Kegiatan ini juga didukung jaringan pemasar terbesar Toyota Auto2000 sebagai pusat koordinasi kegiatan komunitas Toyota di Jakarta dan sekitarnya. Branch Manager Auto2000 Pramuka Biyouzmal menjelaskan Velozity kreatif memahami situasi dan memadukannya sebagai bagian dari aktivitas. “Kecelakaan di Indonesia cukup tinggi, kecelakaan lebih banyak karena human error. Menurut kami dari pihak diler sangat baik untuk mengedukasi calon pelanggan Toyota tentang safety riding. Ini menjadi jembatan kita untuk meyakinkan pelanggan keamanan mobil Toyota,” papar Biyouzmal.

Kegiatan dimulai dari Bandung (28 Februari), Semarang (28 Maret), Surabaya (25 April), dan berakhir di Jakarta (30 Mei). “Fokus kita membahas prilaku sebelum mengemudi, targetnya menyatukan pemikiran sesama komunitas. Kita sengaja kunjungi komunitas non-Toyota yang punya mobil mesin 1.500cc di berbagai kota besar untuk menyatukan pemikiran,” kata Banyu, Ketua Panitia Panitia Pelaksana di Jakarta akhir Februari lalu.

Dalam acara ini Velozity juga akan melibatkan pihak Auto 2000 (di Jakarta, Bandung dan Surabaya) maupun Nasmoco (di Semarang) bekerjasama dengan menggandeng sejumlah klub otomotif, sponsor dan media sebagai target audience agar kampanye ini lebih efektif, dengan tujuan mengurangi angka kecelakaan. Acara inipun disambut baik dan sangat didukung oleh PT. Toyota-Astra Motor sebagai ATPM.  (Irianto)

LEAVE A REPLY