BAGIKAN
Road Killer Modifikasi Ford A32

Perpaduan mobil klasik dengan kreasi modifikasi tanpa batas menghasilkan mobil yang memancarkan aura kemewahan

Kecintaannya terhadap mobil klasik telah terselip disanubarinya sejak belasan tahun lalu. Ada aura yang berbeda saat melihat mobil klasik tampil dihadapannya dan membeli mobil klasik baik dari dalam negeri maupun luar negeri produksi awal tahun 1900-an yang di modifikasi kembali dengan gaya Hot Rod.

Hot Rod merupakan kebebasan berkreasi dalam memodifikasi mobil, tanpa batasan dan aturan dalam melakukan perombakan di segala faktor, baik mesin, eksterior, interior maupun kaki-kaki. Penggabungan desain klasik dan teknologi modern yang diterapkan ke dalam jenis mobil berkonsep Hot Rod yang sebagian besar diambil dari mobil-mobil tahun 1900-an tampil lebih cantik dan unik.

Sebut saja Ermin, kolektor mobil klasik yang sudah diakui bukan hanya di Indonesia saja, tetapi juga hampir seluruh belahan dunia. Kejeniusannya, mempermak mobil klasik bergaya Hot Rod, sudah dilakukannya pada sekian banyak mobil klasik yang dimilikinya..

Bahkan, salah satu mobil berkonsep Hot Rod nya berhasil meraih gelar juara untuk modifikasi Hot Rod di Amerika beberapa waktu lalu, dan saat itulah namanya semakin berkibar di dunia hot rod. Salah satu mobil jenis Hot Rod yang dibangunnya adalah bergaya Ford A rancangan Tahun 1932 yang membuat decak kagum bagi siapapun yang melihatnya.

Menurut Ermin, proses pengerjaannya dimulai dengan merakit kerangka bodi yang terbuat dari besi. Rancangan bodi yang dilakukannya lazim digunakan untuk mobil hot rod untuk mengejar tampilan ceper, namun tetap aman dipakai.

Kemudian, rancangan bodi kit custom dua pintu dari bahan plat yang dirakit agar tampilannya sesuai dengan tekstur mobil klasik. Dari sinilah Ermin mengaku menemui sedikit kesulitan dalam menentukan custom bodi kit. “Kesulitannya saat merakit fender, banyak lekukan di fendernya yang menjadi ciri khas mobil klasik, membuat bodi kit sedikit lama pembuatannya,” imbuh Ermin.

Tak hanya sampai disitu saja, seluruh bodi kit disiram dengan cat Spies Hacker yang berbahan dasar hitam. Kemudian diberikan lapisan cyralic berwarna merah, menjadikan mobil hot rod ini tampil eksotik dengan warna burgundy, yang dapat bersinar bila terkena cahaya matahari. Dan juga lampu-lampu baik depan maupun yang didatangkan langsung dari Amerika.

Bagian sisi mobil terlihat ramping, diberikan hiasan garis merah atas tipis atau stripping yang membentang sepanjang eksterior dari ujung belakang hingga ujung mobil bagian depan melintasi kedua sisi pintu. Serta emblem berlogo Ford yang juga dipesan langsung dari Amerika.

“Sektor interior juga dibuat layaknya mobil klasik, seperti lapisan jok kulit untuk dua bangku dan juga seluruh interiornya, baik door trim, pilar dan plafon diberilapisan kulit. Serta speedometer yang khusus dipakai untuk mobil-mobil klasik dan dipesan langsung dari Amerika,” tukas Ermin yang mengaku inspirasinya ini timbul dari melihat mobil-mobil Hot Rod di seluruh dunia.

Masuk ke sektor mesin, Ermin mengadopsi mesin Chevy 350 berkapasitas 5700 cc dengan tambahan karburator Edelbrock agar pembakaran antara udara dan bahan bakar di dalam mesin tetap stabil. Serta pemasangan gardan Nine in Ford yang berfungsi agar tarikan mobil hot rod semakin kuat dibandingkan dengan gardan standar. Serta disematkan shifter transmission automatic 4 percepatan membuat tampilan mobil yang dibangunnya terlihat lebih modern.

Sektor kaki-kaki, mensesuaikan kondisi mobil Hot Rod yang membedakan besar antara ban depan dan belakang, Ermin membenamkan pelek Billet jari-jari yang menjadi ciri khas Hot Rod, dengan penguncian hanya dengan satu baut saja. Untuk ban depan berukuran 15” dan pelek belakang berukuran 17” serta dibalut dengan lapisan karet rancangan Toyo.  Adapun suspensi yang dipakai, seluruh nya custom menyesuaikan kontur bodi.

“Waktu yang dibutuhkan untuk retorasi menjadi mobil Hot Rod sekitar 6 bulan. Dengan tempilan modifikasi hot rod model Ford A 1932, terlihat tampak cantik dan unik dengan menggabungkan desain klasik dan teknologi modern, memancarkan aura kemewahan yang tiada duanya,” tambah Ermin kepada Modifikasi Plus. (Irianto, Foto: CIS)

Spesifikasi

Mobil
Ford A32

Pemilik
Bapak Ermin

Eksterior
cat hitam Spies Hacker, Acrylic merah, lampu depan Booth, lampu belakang booth, emblem Ford,  muffler Custom

Mesin
Chevy 350, Transmission TH350, Edelbrock carburator, Lokar shifter transmission, Mallory ignition coil wiring

Interior
jok kulit Auto Leather, door trim Auto Leather, plafon Auto Leather, speedometer Stewart Warner

Kaki-kaki
pelek Billet depan 15’ lebar 7 inchi dan belakang 17’ lebar 9 inchi, ban Toyo 225/55/15 depan dan belakang 225/55/17, gardan Nine in Ford

Audio
head unit Clarion, 4 set speaker Rockford Fosgate

Special Thanks to
Hot Rod Indonesia

LEAVE A REPLY