BAGIKAN
PLEASE DON’T UNDERESTIMATE

Modifikasiplus.com – Penulis belum cukup sadar bahwa pemilik Subaru (tampilan standar) ini memiliki nama yang sama. Tidak disangka pula dengan nama yang sama itu kehobian akan kecepatan menjadi suatu kebetulan yang nyata. Namanya Andri, Ia seorang pemuda dari kota Solo yang menjadi speed addict yang dapat dilihat dari tunggangannya. Sebuah sedan sport empat pintu produksi Subaru begitu mencolok dengan warna birunya. Warna kebesaran Subaru dan varian Impreza yang tersohor dengan sebuah kendaraan racing uses dan merupakan icon balap Rally World Championship. Of course, Andri sangat mengenal tung­gangan itu, sebagai seorang speed addict, pamor Impreza yang begitu tersohor menjadi pilihan Andri untuk menurunk­an kehobiannya akan kecepatan dan juga kecintaannya dalam berotomotif. PLEASE DON’T UNDERESTIMATE.

Namun jika dilihat secara kasat mata, enggak ada yang ‘wow’ dari sedan empat pintu bersayap spoiler model gawang itu. Bahkan, tampilan velg dan ban juga masih OEM STi sehingga penulis ragu dimana keistimewaannya. No offence ya bro, hehehe. Tetapi, “Coba buka kap mesinnya, EJ25 ini sudah saya masukkan full Tomei loo mas,” ucap Andri dengan nada pelan. Really, that’s like normally EJ26 – A fortunately, I’m almost underestimate if he not drive faster when driving like crazy boys. Yup, nyatanya saya salah, terlalu meremehkan mobilnya. Bagaimana dengan tampilan ‘standarnya’ Impreza ini mampu menghasilkan power hampir 500 daya kuda. Damn! Enggak keliatan atau memang disembu­nyikan. Cowok satu ini memang sleepers boys. Enggak memen-tingkan penampilan yang ribet, yang penting bisa mengasapi mobil lawan-lawannya saat Andri inginkan.

Membelah segala ubahan mesin boxer 4 silinder 2.5 liter STi miliknya. Ia berpesan bahwa kapasitas mesin sudah diting­katkan menjadi 2.6 liter – atau naik 100 cc terbagi ke dalam 4 ruang silinder. Langkah ini tidak melalui ‘akal-akalan’ atau customized, melainkan paket bolt on dari Tomei yang dikhususkan untuk EJ25. Paket stroker kit Tomei sudah terma­suk piston bermateraial forged, connecting rood juga berbahan forged serta kruk as yang juga berbahan forged yang tinggal dipasangkan saja menggantikan perangkat standar.

Enggak mau kehilangan mo­men penyalur gas buang, Rocky juga menambahkan Angency power untuk kesemua exhaust system. Mulai dari down pipe hingga tail pipe menggunakan produk asal Arizona, Amerika Serikat itu. berbahan baku besi stainless berkode material T304 dibuat se presisi mung­kin karena diporduksi dengan menggunakan robotic TIG Welding. Untuk mid pipe sendiri sudah termasuk tabung resona­tor fungsinya untuk menjaga cirikhas suara mesin boxer yang eksotis agar tetap terdengar nyaring di kabin.

Selongsong pipa besi di bawah mid pipe berukuran 3 inci yang diteruskan hingga pipa ‘y’ yang ber-akhir di 4 corong berdia-meter 3,5 inci dengan finishing titanium me­wakili bahwa Impreza ini enggak main-main soal tenaganya. Cukup wajar dengan Angency Power exhaust system yang diaplikas Andri pada tung­gangannya nambah tenaga simultan sebesar 15 daya kuda. Jika dihitung dari perubahan internal kinestis piston, tekanan turbo, dan jalur exhaust system daya kuda yang dihasilkan cukup lumayan untuk kehobian Andri. Setidaknya, cowok ramah ini enggak akan sakit hati keduakalinya saat harus sprint out di high way di kotanya.

Spesifikasi Detail

MOBIL

Subaru Impreza WRX STi 2013

PEMILIK

Andri

MESIN

Stroker Kit Tomei EJ26 dual AVCS shortblock, turbo kit Tomei M7960 Turbo, HKS Fcon Vpro, HKS intake air temp sensor, HKS map sensor, HKS EVC, NGK racing competi­tion spark plug, HKS silicone hose, HKS RS kit, HKS fuel upgrade kit, Agency power Unequal header, Agency power full exhaust

EKSTERIOR

OEM Subaru Impreza WRX STi body kit and aero kit

INTERIOR

OEM Subaru Impreza WRX STi wheel steering, bucket seat, pedal set, gear knob

KAKI – KAKI

OEM Subaru Impreza WRX STi Suspension, OEM Subaru Impreza WRX STi rims and tire

AUDIO

head unit Alpine, subwoofer 12” Mohawk, capasitor bank Intersys 3F, box Custom, dek Custom

SPECIAL THANKS TO

Renaldus Rocky – Cockpit Auto

LEAVE A REPLY