BAGIKAN

Perhelatan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015 dijadikan momentum yang tepat untuk memasukan Royal Enfield, menjadi salah satu brand motor yang paling cepat berkembang di dunia ke Indonesia. Yang rencana ke depannya untuk Indonesia, sebagai pasar kendaraan roda dua terbesar ketiga di dunia. Serta fokus untuk memimpin dan memperluas segmen sepeda motor berkapasitas mesin menengah di ranah global (250-750cc).

Royal Enfield adalah brand sepeda motor tertua yang diproduksi secara kontinyu sejak tahun 1901 di Redditch, Inggris. Brand sepeda motor ikonik yang berasal dari Inggris ini merupakan bagian dari Eicher Motors Ltd, pemain terkemuka di ranah otomotif India, menampilkan rangkaian motornya yang menggugah di GIIAS 2015 meliputi tipe Bullet yang ikonik (500cc), tipe Classic yang bergaya retro (500cc dan Classic Chrome) dan Continental GT (535cc) cafe racer.

Motor-motor ini dibuat tak lekang waktu, tidak rumit, menarik, dan dapat digunakan di jalanan perkotaan, serta tangguh untuk touring, atau adventure. Selain motor, Royal Enfield juga menampilkan berbagai koleksi gear-nya seperti protective riding gear, Despatch Rider yang baru saja diluncurkan, dan juga aksesoris bermotor lainnya.

Abhijit Singh Brar, Head of Marketing, Royal Enfield mengatakan, melihat keadaan bermotor santai menjadi semakin ekstrim di seluruh dunia. Dan dirinya percaya Royal Enfield dapat menciptakan ruang yang sangat baik dan tidak mengintimidasi.

Motor-motor Royal Enfield tergolong sederhana, menggugah, tangguh, dan menyenangkan, yang memberikan kesempurnaan bermotor bagi pengendara. Motor-motor Royal Enfield tidak ekstrim, dapat digunakan dalam berbagai kesempatan dan hampir di semua kondisi.

“Motor-motor ini juga dibangun untuk memberikan kesenangan saat berkendara di kecepatan standar dan tentu saja menyenangkan bagi pemula maupun pengendara yang sudah berpengalaman. Kami menggunakan keahlian tradisional dan teknologi modern sebagai sarana untuk mencapai keseimbangan harmoni antara pengendara, mesin dan medan bermotor,” kata Abhijit Singh Brar dalam konperensi pers Royal Enfield di GIIAS, BSD City, Tangerang, belum lama ini.

Pada tahun 2014, Royal Enfield telah menjual lebih dari 300.000 motor di dunia. Perusahaan induknya, Eicher Motors Ltd, tercatat pernah meraih total pendapatan tertinggi mencapai 1,4 milyar USD, dengan kontribusi yang besar dari unit bisnis Royal Enfield. Di CY 2015, perusahaan bermaksud untuk memproduksi 450.000 motor untuk mendukung strategi pertumbuhan global. (IBD)

LEAVE A REPLY