BAGIKAN
Modifikasi Nissan Silvia

Nobuteru Taniguchi pernah menjadi jawara D1 Grand Prix saat menggunakan mobil ini. Sekarang giliran Henry menjadi jawara di kontes modifikasi dengan mobil ini.

Nama besar Nissan sebagai salah satu produsen mobil sport asal Jepang banyak diperhitungkan oleh para pecinta kecepatan, tak terkecuali Henry yang mempercayakan kepemilikan mobil sportnya pada Nissan Silvia keluaran tahun 2002. “Mobil ini memiliki basik sport yang cukup baik dari sederet produk Nissan yang telah diluncurkan pada dekade yang sama, namun gue lebih jatuh hati pada Nissan Silvia,” ungkap Henry.

Terlahir sebagai tunggangan sport, konsep alur ubahan yang dilakoni Henry memang tidak jauh dari menciptakan sebuah tunggangan yang memiliki tenaga besar. Walaupun alasan itu bisa dibantah dengan tenaga pabrikan yang tersimpan pada Nissan Silvia sudah mumpuni melahap lintasan balap, namun tetap saja tenaga pabrikan yang telah terbukti diatas kertas tidak menjadi acuan untuk lebih meningkatkan tenaga besar pada tunggangannya.

Sudah terbayang pastinya apa yang dilakukan Henry dalam urusan dongkrak tenaga, yups, sektor mesin sudah pasti menjadi incaran utama. Seperti tidak ingin mendapatkan hasil yang mengecewakan, apalagi membuat sektor mesinnya menjadi kelinci percobaan yang tidak jelas. Garansi yang diberikan Henry pada bagian mesinnya adalah dengan menggunakan perangkat racing tambahan yang sudah memiliki reputasi terbaik dalam setiap ajang balap internasional.

Tengok saja ubahan jantung pemacu tenaga yang telah mengalami perubahan, menganut sistem turbo yang diambil langsung dari pabrikan Garret seri AR70. Untuk turbo jenis ini, Henry menggadang-gadang mampu meletupkan tenaga dahsyat hingga 500 hp.

Tenaga besar pada turbo yang telah terpasang, tentunya tetap mendapat sokongan melalui blow off yang membantu sistem tekanan udara pada ruang mesin. Ruang pacu yang telah dilengkapi turbo pastinya akan mendapat tekanan kerja besar, oleh karenanya untuk menjaga masalah pada jeroan mesin piston standar terpaksa dirumahkan untuk menunjang tekanan sistem pembakaran, sama halnya dengan noken as, kruk as, per klep dan klep yang diambil dari labelan luar, dipercaya sebagai jeroan yang akan mendukung penghasil tenaga besar mesin Silvia.

Jantung pemacu sudah siap tempur untuk letupan tenaga besar, penambahan yang menjadi keharusan bagi Henry adalah mengganti sistem control unit, kali ini Ecu kepercayaannya jatuh pada Motec H800 yang diyakini pas dengan karakter mesin yang telah mengalami ubahan drastis.

Pastinya perangkat suplai tenaga pada mesin yang sudah tertanam harus terbukti diatas kertas, tak ingin hasil kerja keras serta biaya besar sia-sia. Seluruh kinerja mesin mendapat sentuhan langsung dari tuner asal luar negeri. Wow, secara langsung Mr. Loy dari bengkel R-Engineering asal Malaysia akan dipercaya Henrry secara khusus menangani ubahan yang telah dilakukannya.

Selesai berbenah pada sektor mesin, eksterior tentu tidak dibiarkan bertahan dengan gaya lama. Konsep tunggangan drifter terkenal asal Jepang, Nobuteru, dengan ciri khas warna dasar merah yang diperkuat dengan penggunaan sticker-sticker labelan part racing terkemuka plus grafis kuning dengan aksen fast menjadi cirri yang mudah dikenali pada kendaraan Henry.

Agar tampilan tunggangan benar-benar mirip seluruh eksterior mendapat ubahan custom Vertex mulai dari body kit, lips spoiler, diffuser, wide bodi, grill, kap mesin, hingga wide body seluruhnya kental mengusung gaya modifikasi Vertex.

Kerja keras menampilkan gen Nobuteru rasanya patut diacungi jempol, konsep racing yang tertanam pada Nissan Silvia sangat kental terlihat layaknya mobil drifting paling terkenal saat ini. Namun ketenaran Nissan Silvia milik Henrry belum melampaui ajang D1 Grand Prix, predikat King Street Racing kota Medan yang baru diraihnya merupakan hasil kerja kerasnya selama ini.

Teks: Mufrod | Foto: Chris Pramudya

SPESIFIKASI

Mobil

Pemilik

Mesin

Saringan udara KNN, radiator Koyo, tutup radiator Nismo, busi NGK iridium, aki Roket, turbo Garret AR 70 blow off HKS intercooler custom, saluran bahan bakar custom, Ecu Motec H800, noken as Wiseco, kruk as Wiseco, per klep Tomei, klep Tomei, piston ATS, kopling ATS clutch, roda gila ATS, header custom, ATS LSD

Ekterior

Bumper depan custom Vertex, lips spoiler custom Vertex, side skirt custom Vertex, bumper belakang custom Vertex, diffuser custom Vertex, wide body custom Vertex, over fender custom Vertex, grill custom Vertex, GT wings carbon, kap mesin custom Vertex, emblem Silvia, lampu depan custom Silvia, sein depan custom Silvia, fog lamp custom Silvia, lampu belakang custom Silvia, sein belakang custom Silvia,bohlam HID, spion karbon, sein samping Silvia, tutup tanki bahan bakar Nismo muffler HKS, end tail pipe custom

Kaki Kaki

Pelek Yokohama Advan 18 inchi, ban Yokohama, sokbreker HKS HiperMax, per HKS HiperMax, rem Endless 6 pot, baut pelek Nismo, strutbar Cusco

Interior

Door trim karbon, plafon karbon, dasbor karbon, pilar karbon, panel-panel karbon, konsol boks karbon, jok depan M7 Bride, setir Nismo, tuas transmisi Nismo, pedal set Nismo, indikator HKS, speedometer custom, sill plate Cusco

Special Thanks

V-One R, Spec R, 18 Mobil, Krakatau’s

LEAVE A REPLY