Street Evoshion

BAGIKAN

Modifikasi Mitsubishi Lancer EX GT 2008 – Ruslan Abdul Malik memboyong Mitsubishi Lancer EX GT 2.0 produksi Tahun 2008 pada akhir tahun 2014 lalu untuk dijadikannya lebih bergaya dengan mengambil konsep street racing.

“Mobil masih digunakan sebagai kendaraan harian, jadi gak banyak gubahan di sektor mesinnya. Aku hanya mempercantik tampilan Lancer saja, tanpa harus mengoprek mesin lebih lanjut. Bagi saya, mesin Lancer yang saya beli sudah cukup untuk dibawa jalan setiap hari,” imbuh mahasiswa dibilangan Jakarta Pusat tersebut.

Gubahan berawal dari sektor mesin, hanya mengganti beberapa piranti mesin, diantaranya, open filter, exhasus header, muffler hingga resonator dari rancangan ORD. Serta porting polish. Adapun settingan komputernya mengaplikasikan Dastek Q4.

Perubahan yang cukup signifikan diterapkan pada sektor eksteriornya, yang disesuaikan dengan keinginannya merubah Lancer miliknya menjadi lebih stylish seperti mencopot bodi kit pabrikannya dengan bodi kita Custom. Diantaranya bumper depan dan belakang yang di convert menjadi Evo X dan spoiler Custom Evo X GSR Carbon. Untuk bagian Atap Ruslan menambahkan Sunroof, untuk mempercantik tampilan body, Ruslan menyiram semua Body Lancer dengan Kelir Merah Maroon.

Ruslan juga membenamkan segala jenis perangkat-perangkat audio yang bergenre SQL (Sound Quality Load) yang tersemat di dalam bagasi mobilnya. Oleh sebab itu, Ruslan memboyong tunggangannya ke rumah audio Bangkit Jaya. Mengandalkan head unit rancangan Alpine sebagai otak tatanan audionya, seluruh perangkat audio yang dapat menyemburkan dentuman suara menggelar juga turut tertanam di bagasi belakang. Seperti 4 pcs subwoofer berdiametar 12” guna mendobrak aliran suara yang disalurkan dua unit speaker split yang tersemat di kabin penumpang serta twitter. Dentuman suara yang tentunya cepat menghabiskan tenaganya, sudah diantisipasi nya dengan membenamkan dua unit power 4 channel serta power monoblock. Dan tak lupa juga dua unit monitor 7” agar dapat menonton film-film kesukaannya serta penyanyi idolanya.

Adapun untuk sektor kaki-kaki, Ruslan mengaku sudah beberapa kali mengaplikasikan pelek yang tersimpan di dalam kolong fender. Berawal dari pelek Egois berdiameter 20”,  pria yang terkenal karena keusilannya mengganggu teman-temannya tersebut merasa kurang nyaman saat berkendara, yang kemudian mengadopsi pelek berukuran lebih kecil yaitu Rota R18.

Pelek berukuran 18” pun masih kurang memuaskan Ruslan, hingga akhirnya jalan terakhir mencoba pelek Replika TE37 berdiamensi 19”. “Ternyata pelek R19 sangat nyaman dikendarai dan aku pun merasa tenang bila berkendara,” tambah Ruslan yang mengaku gubahan terhadap tunggangannya tersebut memakan waktu sekitar 4 bulan tersebut.

1Engine

porting polish, engine balance, K&N open filter, Dastek Q4, ORD exhaust header, ORD exhaust muffler, ORD exhaust resonator

2Eksterior

bodi kit Custom, spoiler EVO X GSR Carbon, Custom eagle eye headlamp, Carbon Kevlar spion, repaint Maroon Red, sunroof Webasto Size L, Velg depan rep TE37 19″ dan pelek belakang rep TE37SL 19″, ban Achilles 235/30/19 depan dan belakang 235/35/19.

3Interior

MB Tech Carbon series, Carbon Kevlar frame head unit, Carbon Kevlar transmisi console

4Audio

head unt Alpine ICS-X8, twitter Grammond, 2 pcs Crusher speaker split 2 pcs monitor 7” Necvox, midrange Audible F, midbass Hertz, PK6000DL, 2 pcs subwoofer Cello Pro12 12″, 2 pcs subwoofer Venom 12″, 2 pcs power 4chanel Prokick, power monoblock LM Audio 3200 ID

LEAVE A REPLY