BAGIKAN
Modifikasi Evo X

Garapan yang serius dengan detail apik mampu membuka tabir terang sang legendaris menjadi sosok beringas dan berotot

Tampang Mitsubishi Evolution X yang sporty dan greget itu rupanya telah membuat banyak modifikator jatuh hati. Salah satunya Edi Hartono si pemilik Mitsubishi Lancer EX mengaku keranjingan sosok Evo X. Meski besutannya tergolong gres alias masih berbau diler, tidak menyurutkan niatnya untuk melakukan rombakan yang kreatif agar besutannya punya tampang seperti Evo X.

Guna merealisasikan ide gilanya itu, pria asal Pontianak ini rela bersusah payah memboyong besutannya ke Jakarta untuk mendapat polesan modifikasi. “Mobil ini gue bawa dari Kalimatan karena disana sangat sulit mencari rumah modifikasi yang mampu menggarap ide-ide gue. Untuk itu gue pilih rumah modifikasi Namura Hyan di Jakarta,“ kenang Edi.

Willy punggawa bengkel Namura Hyan mengaku merasa sedikit kesulitan saat proses face-lift dilakukan dari Lancer EX menjadi Evo X. “Pasalnya si pemilik menginginkan mobilnya di-convert menjadi Evo X yang full racing. Disini letak kesulitannya, mengingat varian full racing masih jarang populasinya jadi harus penuh perhitungan dan kecermatan dalam mengaplikasikan piranti aerodinamis,” kata Willy.

Ukur punya ukur sistem aerokit menggunakan versi custom. “Yang paling sulit adalah menentukan tarikan wide body depan-belakang agar ring berdiameter 19 inci yang dipesan dari Jepang itu bisa masuk di kolong fender. Apalagi keempat rodanya itu digawangi rem Brembo, sangat sulit membuat breket-nya,” sambung Willy lagi. Uniknya sistem aerodinamis yang menghalau sektor buritan ditamengi oleh air fan yang berbentuk kerucut diposisikan persis di atap dekat ujung kaca belakang.

Masuk ke interior, ornamen kabin settingan pabrik tetap dipertahankan oleh Edi. Namun untuk urusan sarana entertainment dikabin, jangan ditanya. Berkat bantuan Tomo Enternity Sound, boil berplat No. KT 601 ini diinstal konsep audio beraliran ICE yang cenderung mengandalkan fungsi video. Hal ini terlihat berkat dua set monitor head rest dan LCD yang dibenamkan di bagasi.

Meski dapur pacu tidak mendapat sentuhan modifikasi namun Edy sudah merasa terhibur dan boleh berbangga hati saat melaju dengan besutannya sekarang ini. “Cukup segini saja dulu, lagian dandanan seperti ini baru mobil gue doang,” celetuknya dengan bangga.

Teks: Yacob | Foto: Chris Pramudya

SPESIFIKASI

Mobil

Mitsubishi Lancer EX 2009

Pemilik

Edi Hartono

Eksterior

front bumper custom Ohling, side skrit custom Team Orange, engine hood custom Varis, rear bumper custom Evo X Ohling, wide body Evo X, wing Evo X, air-fan Voltex, muffler double Trust

Kaki-Kaki

brake kit depan Brembo, pelek Advan Racing 8.5×19, ban Yokohama S Drive 255/35ZR19, lug nut Rays Engineering

Audio

head unit Pioneer AVH-P6050DVD, monitor headrest Necvox 7 inci (2 unit), monitor LCD LG 17 inci, power amplifier APC 4050XXX (2 unit), kapacitorbank Critical Mass 50F (2 unit), power amplifier Concept 2400 mono-block (2 unit), tweeter Scan Speak R7000, speaker split Martin Roland 6.5 inci (2 set), speaker Diamond Audio, mid-bass Scan Speak Revelator 16W4531, subwoofer Concept ZT 124 12 inci (2 unit)

Special Thanks

orang tua tercinta, Namura Hyan, Tomo Enternity Sound, and all friends

LEAVE A REPLY