BAGIKAN
Modifikasi Lancer Cedia

 

Modfikasiplus.com – Tak pernah terbesit sedikitpun dalam benak Mr. Gee untuk merancang sebuah mobil balap dan terjun dalam setiap kejuaraan yang di­gelar di Jakarta. Tetapi pikiran dan rencana manusia tidak ada yang abadi dan pasti dapat berubah-ubah kapan saja. Terlebih lagi saat wiraswasta muda ini menyaksikan secara langsung kejuaraan balap di lintasan Sentul Jawa Barat. Tim­bul inisiatifnya untuk me modifikasi Lancer Cedia berkonsep racing yang siap diturunkan dalam ajang balap tersebut. Kemudian Mr. Gee mem­boyong Mitsubishi Lancer Cedia produksi tahun 2003 ke rumah modifikasi Indonesia Performance yang digawangi oleh Weda Bagus Prakoso, yang memang sudah dikenalnya cukup lama.

Ketika mobil dalam gengga­mannya, Weda sapaan akrabnya memperhatikan seluruh bagian yang tertanam di tubuh Cedia, dan mempertimbangkan akseso­ris dan spare parts balap yang mumpuni agar bisa berkiprah di lintasan balap. Langkah pertama yang dilakukan Weda adalah melakukan swap engine meng­ganti mesin standar Cedia, 4G18 dengan mesin 4G92 CK4 yang kedua berkapasitas 1.600 cc.

“Pergantian mesin dengan CK4, karena diameter piston lebih besar (81 mm) dibandingkan mesin Cedia standar (78mm), untuk mendapatkan dorongan yang lebih besar. Karena diameter piston lebih besar, piston standar dan juga stang piston juga turut diganti agar menghasilkan tenaga maksimal,” kilah Weda yang juga turut mengganti jeroan-jeroan mesin lainnya.

Tak sampai disitu saja, spare parts racing lainnya yang mum­puni juga turut diaplikasikan, sep­erti bearing set, kopling set serta porting polish. Konfigurasi header standar Cedia juga turut dibenahi, karena dapat menghambat laju mobil, yang kemudian meng-custom header menjadi 4:2:1.

Sistem komputerisasi Cedia juga turut dibenahi guna mengahasilkan pengeluaran bahan bakar dan udara dengan sempurna. Dastek Unichip Q+ yang dipilih­nya, mengingat unichip ini sudah sering diaplikasikan di beberapa mobil balap yang menjadi jawara di kelasnya.

Mr. Gee yang turun dalam Super Touring Divisi I sedikit bingung dengan bobot mobil yang mencapai 1.280 kg, yang menurutnya terlalu berat saat melibas aspal panas di lintasan balap. Meskipun performa mesin yang dihasilkan setelah gubahan melonjak hingga 220 hp dari standar Cedia yang tenaganya hanya 115 hp.

Karena itu, Mr. Gee meminta Weda agar mencopot segala ak­sesoris yang dapat menghambat laju mobil. Weda pun langsung paham dengan niatan custom­ernya, langkah pertama yang dijalaninya untuk pengurangi bobot mobil dengan mencopot kap mesin, bagasi dan juga pintu belakang yang diganti dengan bahan fiber.

Sektor interior juga dirasakan menjadi beban berat mobil, dengan adanya jok penumpang. Sebagai solusinya, Weda meng­ganti seluruh jok, dan hanya menyisakan jok khusus penge­mudi rancangan Sparco dengan balutan tali pengaman yang juga rancangan Sparco. Sedangkan sektor belakang dalam kabin pen-umpang, tertanam rollbar 6 poin, yang juga berfungsi sebagai alat keamanan bila terjadi hal-hal yang tidak diinginkan dalam lintasan.

Modifikasi lainnya yang juga wajib dibenahi adalah sektor kaki-kaki agar kelincahan mobil meliuk-liuk dalam lintasan tetap terjaga. Karena itu, Weda membenamkan coilover DGR yang merupakan spesifikasinya special order khusus untuk sirkuit balap.

“Suspensi untuk Cedia memang tidak ada yang jual original karena mobil jenis ini masih jarang dipakai untuk balap, apalagi suspensi belakang Cedia berbeda dengan mobil Mitsubishi sejenis lainnya. Hingga akhirnya kami pesan coilover langsung dari Taiwan yang merupakan special order yang spesifikasi dikhususkan buat balap,” imbuh Weda yang mengaku harus menunggu selama 12 hari sebelum coilover tiba dalam genggamannya.

Setelah secara keseluruhan, mobil ini menjadi Lancer Cedia pertama yang di modifikasi full racing dan siap diturunkan dalam Kejuaraan Super Touring Divisi I yang digelar beberapa seri di lintasan Sentul Jawa Barat. Dan Mr. Gee yang menjadi pengemudi Cedia, merasa puas, karena catatan waktu terbaik yang dibuatnya adalah 1 menit 53,8 detik untuk setiap putaran Sentul sejauh 4,2 km, bahkan ia selalu naik podium dalam setiap balapan yang diikutinya.

Spesifikasi Detail

Mobil

Mitsubishi Lancer Cedia Tahun 2003

Pemilik

Mr. Gee

MESIN

4G92 CK4 1.600cc, camshaft Jasma, per klep Supertec, intek CK4, piston Wiseco, stang piston Cunningham, throttle body EVO 8, bearing set ACL Race, porting polish, kopling set XCD 1 Racing, header 4-2-1, piping Custom 2,5 inchi, Unichip Dastek Q+ IDrive, air intake Top Fuel, open filter Apexi, ignition HKS DLi II

Eksterior

Kap mesin fiber Custom, kap bagasi fiber Custom, pintu belakang fiber Custom, cutting sticker by Joker Sticker

Interior

Jok Sparco, seatbelt Sparco, setir Sparco, rollbar Seamless 6 point

Kaku-kaki

Pelek replica Fogra CE TE37 15×8,5 inchi, ban Advan Neova AD08R 205x50x15, coilover DGR, brake pad VTTR 6 pot, strutbar depan 3 poin EVO 8 dan belakang 2 poin Ultra Racing, valve spring Custom

Specials Thanks To

INDONESIA PERFORMANCE

LEAVE A REPLY