BAGIKAN
Modifikasi Honda Brio

Modifikasiplus.com – Sebagai pria yang mencintai dunia balap, tak akan pernah puas bila hanya tampil dalam satu kejuaraan saja. Selain ingin menguji tingkatan adrenalinnya, Martin Eka Surya juga ingin menjajal kemampuannya mengemudi di lintasan balap dalam berbagai kelas yang dipertandingkan. “Kelas balap baru yang dibuka adalah One Make Race Brio, balapan khusus mobil Honda Brio yang regulasinya memang sudah ditentukan, tidak boleh merombak total sektor mesin pabrikannya. Hanya bagian-bagian tertentu saja yang boleh diganti,” ungkap Eka yang langsung me modifikasi Honda Brio produksi tahun 2013 ke rumah modifikasi Indonesia Performance untuk pembenahannya.

Weda Bagus Prakoso, modifikator Indonesia Performance, langsung paham apa yang dikehendaki customernya. Sesuai dengan regulasi One Make Race, yang tidak memperbolehkan mengganti piranti mesin pabrikannya. Hanya diijinkan untuk menambah beberapa aksesoris di kisaran sektor mesin saja.

“Sama seperti balapan One Make Race lainnya yang hanya diperbolehkan untuk mengganti beberapa piranti mesin saja, seperti piston dan stang piston, air filter serta downpipe yang di cus¬tom dari kabin mesin hingga ke belakang sebagai pembuangan. Sedangkan system pengaturan pembuangan bahan bakar dan udara mengaplikasikan Dastek Unichip Q+ yang sudah teruji kualitasnya,” papar Weda.

Walapun tidak banyak perubahannya, sang empu ingin membuktikan peningkatan performa mesinnya, dan saat dilakukan test dyno tenaga mesin meningkat sebanyak 20% yang memang sudah ditentukan regulasinya menjadi 130 hp dari standarnya Brio 105 hp.

Gubahan berlanjut ke sektor interior, sesuai dengan regulasi akan keselamatan pengemudi saat berlaga di lintasan balap, Weda juga membenamkan rollbar 6 point yang melingkari seluruh bagian interiornya. Serta mengganti jok standar dengan tipe full bucket yang dilingkari seatbelt 4 point rancangan Sparco. “Mempesiunkan jok standar dimaksudkan juga untuk mengurangi bobot Brio agar lebih ringan saat meliibas lintasan balap,” aku Weda.

Sama halnya dengan sektor kaki-kaki, ada ketentuan yang harus dipatuhi dalam melakukan perubahan. Hanya diperbolehkan melakukan pergantian ban dan pelek standar pabrikannya. Dan ukuran ban juga harus sama dan tidak jauh berbeda dari yang dikeluarkan oleh pabrik. Sedangkan suspensi pabrikan tidak boleh dilakukan perombakan.

Proses modifikasi yang memakan waktu sebulan tersebut, sudah dirasakan maksimal, baik oleh sang pemilik Brio maupun modifikator. Alhasil, dalam setiap balapan One Make Racd yang diikutiya, Brio milik Eka berhasil mencatatkan waktu terbaik 2 menit dalam setiap lintasan yang dilibasnya sepanjang 4,2 km.

“Dan sebelum balap maupun sesudah balap, mobil hanya dilakukan perawatan saja, agar performanya tidak turun. Tidak ada rencana untuk menambahkan aksesoris ataupun spare parts lainnya, karena dikhawatirkan akan melanggar regulasi One Make Race Brio yang sudah ditetapkan,” tambah Weda.

Spesifikasi Detail

Mobil

Honda Brio Tipe S Manual Tahun 2013

Pemilik

Martin Eka Surya

Mesin

Piston Wiseco, stang piston Wiseco, downpipe Custom 1,75 mm, piping Custom, air filter Replacement, Dastek Unichip Q+, throttle module I-Drive

Interior

Jok sparco, seatbelt Sparco, rollbar Seamless 6 point

Kaki-kaki

Pelek replika Enkei RPF1 R15 x 7, ban GT Radial Champiro SX2 195x50x15, coilover Buddy Club, brake line Project HD U, brake pad Project HD U

Special Thanks To

Indonesia Performance

LEAVE A REPLY