BAGIKAN
Modifikasi Datsun 160J SSS

Modifikasi Datsun 160J SSS – Makin Beringas Di Usia Tua, Menggandeng mesin S13 berkode SR20DE dengan sistem karbu konvensional, tenaga Datsun yang berumur ini menjadi sengit diarena balap.

Setelah Datsun beralih menjadi Nissan, nama mobil mungil ini kini tinggal kenangan bagi sebagian besar penggemarnya. Pasalnya, tidak sedikit dari jajaran kendaraan lansiran Datsun menjadi cikal bakal lahirnya generasi super car seperti Nissan Fairlady yang kita kenal kini.[sociallocker id=4558]

Terlepas dari itu semua, mobil yang bisa dibilang purnawirawan ini ternyata cukup ditakuti ketika berada ditangan pria muda asal Jakarta. Hampir seluruh komponen dari tubuh Datsun berumur 35 tahun ini mendapat sentuhan signifikan dari sang pemiliknya. Tak salah memang Datsun ini berada ditangan pria bernama lengkap Narhendra Putra Sardjana yang gemar membejek gas di atas aspal panas alias arena balap touring.

Dia akhir tahun 2009, Datsun berkode 160J SSS mulai dikonsep pembangunannya oleh Rendra. Mengusung mobil yang siap turun diarena touring, Rendra tak main-main dalam merestorasi tunggangannya, selain buat balap ia tetap memastikan besutannya tersebut masih tetap nyaman untuk melintas di aspal Ibukota. Beberapa ide kreatif pun mulai dituangkan, liat saja sekujur tubuh Datsun berwarna biru langit dengan tusiran cutting sticker ala batik Mega Mendung tersebut tampak modis, tak ketinggalan kampanye go green dan cinta tanah air dengan slogan “Cinta Langit Biru, Cinta Batikku”.

Urusan tenaga, jangan lantas langsung dinilai dari casing luarnya saja. Umur boleh tua, tapi urusan tenaga jangan pernah meragukannya. Mau bukti, tengok persenjataan dibalik bonet yang dulu ditempati mesin 1.6L, kini ditempati mesin berkode SR20DE dengan performa terbaik yang dicomot langsung dari sportcar Silvia. SR20DE ia pasang dibalik kolong mesin kepunyaan L16. Dengan sistem engine swap tentu saja tenaga lawas dari mesin 1600cc langsung berubah cepat menjadi 2000cc. “Tadinya sih pengen yang turbo, tapi karena ikut regulasi classic touring car yang ngga boleh pake turbo dan batas kapasitas mesin sampai 2000cc saja, jadi tinggal tune up dalemannya aja biar gahar,” beber Rendra.

Kelar mendress up tampilan Datsun kesayangannya, ia lantas memikirkan untuk menjajal tenaga SR20DE ini agar makin beringas tanpa bantuan piranti turbo maupun sejenisnya. Yang pasti internal part harus dibenahi satu persatu, balancing ulang menjadi pekerjaan Rendra berikutnya. Kemudian men-dial cam untuk menentukan settingan buat trek touring tidak bisa dilakukan sembarangan, pasalnya disini banyak ditentukan settingan penting seperti powerband dan karakter mesin yang dimau, apalagi untuk masalah efesiensi bahan bakar.

Kemudian, ada lagi yang membuat Rendra harus merubah secara signifikan dari regulasi yang ada, yaitu tidak boleh injeksi akhirnya ia langsung pakai sistem karburator. Lebelan karburator kit Weber 4-barrel ia pasang karena kapasitas mesin sudah besar, bagi Rendra “Pakai karburator sebenarnya bisa jadi lebih hemat buat modifikasi, pemeliharaannya juga dan pakai karburator mesin lebih respon apalagi tarikan bawahnya, tentunya lewat settingan yang tepat dan sesuai kebutuhan,” terang mahasiswa akhir salah satu kampus swasta di Jakarta.

Selain menggaet mesin Silvia S13, ia juga sepakat menggandeng sistem gearbox-nya dibagian ini tidak banyak yang dioprek, kecuali plat kopling dan part distribusinya. Dengan begitu, distribusi tenaga mesin yang besar tetap aman dan cepat ditransfer ke setiap roda. Tinggal bagaimana mesin dan satu set gearbox ini bisa dipasang dengan aman dikolong bodi. Melihat struktur mobil yang kecil dengan tugas menggendong blok mesin besar, beberapa langkah mounting pun diambil, Rendra mencangkok dengan mounting kepunyaan Escudo 2.0 yang dianggap kuat karena ini dari mobil besar jenis SUV, dengan begitu ia tidak ragu lagi dengan mesin barunya dan garden dipilih yang lebih rapat.Saat menjajal aspal Sentul di ajang Classic Touring Car Championship, onggakan besi yang berumur tua tapi bertenaga muda ini gahar melibas saingannya dengan kecepatan hingga 215km/jam. Pantas saja kalau kami sebut mobil tua yang mendemokan cinta tanah air ini memiliki tenaga beringas.

Teks & Foto: Chris Pramudya

SPESIFIKASI

Mobil

Datsun 160J SSS 1976

Pemilik

Narhendrha Putra Sardjana

Mesin

Engine mounting OE Suzuki Escudo 2.0, radiator ADR OE Mitsubishi L300 Diesel (3-Ply), radiator cap ADR Japan, extra fan custom, thermostat custom, mesin Nissan Silvia Q’s S13 SR20DE 2.0 DOHC, gearbox semi-close Nissan Silvia Q’s S14, balancing engine, busi NGK Iridium IX, kabel busi OE Toyota, koil MSD Blaster SS, ignition module MSD 6AL, intake manifold duraluminum custom, karburator/linkage kit Weber Street Performer 45DCOE 4-barrel, velocity stack custom, strut tower bar custom (3-point), oil catch tank kit custom (bekas kaleng oli), pelat kopling custom HD (metal), distributor custom, dial cam + fine engine tune-up, exhaust header Rosella Autodesign SS304 4-1, exhaust center pipe Rosella Autodesign SS285, catback muffler Daytona by RKK

Eksterior

Kaki Kaki

Lowering kit SBM, adjustable shock (dpn) KYB Motorsport Japan, shock (blkg) Bilstein Motorsport Line, gardan set OE Datsun 4.3, as kopel custom, as roda custom, stabilizer (dpn) custom, lapis dek Flint Coat (anti karat), reinforced chassis, complete disc brake kit (dpn)/booster rem (dpn-blkg) OEM Toyota Kijang EFI, disc brake rotor (blkg) OE Toyota Wish, kaliper rem/handbrake (blkg) OE Honda Accord Maestro, pelek Hayashi Racing Street Type 1 15×7

Interior

Dasbor custom (pelat aluminum), rollcage custom 6-titik (pipa seamless / standar regulasi IMI), door trim custom (acrylic), indicator set OE Datsun SSS, engine cut-off Hella, lampu indikator sein custom, pedal set Hyper Sonic, gearknob RAZO Aluminum Ball-Type, setir Personal Grinta Leather (340mm), horn button NISMO Classic, safety belt cam-lock USA 3

Special Thanks

My whole big family, Allah SWT, Dadang Auto Service (Bandung), Seroja Motor (Jakarta), ART Engineering (Jakarta), Rosella Autodesign (Jakarta), Ruang Kencana Knalpot / RKK (Jakarta), Bewok x Autocraft (Jakarta), Boutique Felgen (Jakarta), Wien’s (Jakarta),Speed driver, PT. Merril Swarna Daimah (Jakarta), DATSUN JAKARTA, Vinchentia M., Wulandera Indriana (model), Modifikasi Plus, W.R. Daniel, & Lisca E

[/sociallocker]

3 KOMENTAR

LEAVE A REPLY