BAGIKAN
Modifikasi Daihatsu Sirion

Modifikasiplus.com – Memang sudah formatnya terlihat feminim, hingga Daihatsu Sirion banyak biasa disebut sebagai mobil kaum wanita. Tanpa adanya besutan modifikasi dari tangan-tangan ahli, maka sudah tentu mobil seperti itu tak disertakan di tiap perhelatan.

Seni dan kreativitas para modifikator di Tanah Air memang patut diacungi jempol, mereka selalu memiliki gagasan dalam men-dress up sebuah tunggangan. Setidaknya kreativitas seperti itu layak mendapat perhatian dari pemerintah, lantaran gubahan seni yang dihasilkan sang ahli kerap dilirik hingga ke luar negeri.

Bicara menyoal balutan seni modifikasi pada Sirion yang notabene disebut sebagai mobil perempuan, spontan membuat kaum adam penasaran hingga berhasrat untuk memilikinya. Mungkin hal inilah yang mampu menghapus persepsi demikian, seperti balutan konsep street racing pada Sirion milik Okta ini. Perpaduan konsep ‘nyeleneh’ pada hatchback ini membuatnya jadi sorotan publik. Begitu pula tema modifikasi yang diusung, ‘cute but crazy’ (lucu tapi gila), setidaknya tema tersebut mampu menghipnotis penggemarnya.

Kesan street racing yang kentara sekali nampak pada bodi Sirion yang kini telah disulap menjadi lebih ceper dan bongsor, berkat perpaduan suspensi yang dikastem.“Part exterior yang keliatan di kaki-kaki yaitu dengan penyematan Altech big brake kit 8pot caliper dan 356mm drilled rotor,” ujar Steven, modifikator F1 Bodywork saat dikonfirmasi MP. Selain itu, penggunaan fender Rocket Bunny juga menambah tampilan ban offset jadi terlihat ciamik.

Kemudian rear spoiler dan side mirror bermaterial karbon juga turut memperkuat konsep. Penyesuaian tema itu justru nampak pada guyuran cat yang padu padan dengan graphic sticker Oracle serta seni airbrush yang dicomot dari mobil luar negri lalu diaplikasikan pada Sirion ini.

Penyematan caliper Altech pada roda depan menambah kesan agresif berpadu velg berwarna emas bunglon. Penyematan berbagai bar juga membuat handling kendaraan menjadi lebih stabil akibat sasis yang rigid.

Berbagai komponen racing juga tersemat sebagai pemicu performa mesin. Salah satunya dengan memasang turbo yang diimbangi penggantian kepala silinder. Agar kerja turbo bisa maksimal, digunakan unichip untuk memanipulasi kinerja ECU. Hal tersebut berdampak pada pengaturan turbo boost dan konsumsi bahan bakar atau penyemprotan oleh injeksi.

Tengok juga sektor interior, penyesuaian tema juga terlihat pada balutan kulit sintetis dari murano berwarna pastel pada jok serta penyematan tabung nitro yang diapit diantara jok Recaro. Barisan Defi Meter yang bertengger di atas dashboard menegaskan kesan racing. Begitu pula dengan penggunaan kemudi Sparco dan sabuk pengaman empat titik.

Memanfaatkan bagasi Sirion yang tak terlalu besar, Okta memakai boks kustom untuk meletakkan perangkat audio. Perangkat audio disusun cukup rapih dan diberi aksen sama dengan pelapis interior. Agar tampilan makin mentereng, pencahayaan warna ungu menyinari masing-masing komponen.

Setidaknya balutan konsep seperti ini telah membuat sang Owner merasa optimis untuk mampu meraih tropi ‘The King Sirion’ pada event road show di 2015 yang di gagas oleh HIN. Sementara penghargaan yang pernah disabet Sirion ini diantaranya ialah Best Street Racing, Best Nitrous Demon, Best Daihatsu, First Place Sirion DressUP challenge, dan masih banyak lagi.

Bicara menyoal perhelatan, Steven, selaku modifikator F1 Bodywork memiliki segudang cerita serta harapan pada setiap perhelatan yang diikutinya. Keluhan tersebut jatuh pada juri kontes, Steven menilai ada kejanggalan dari penilaian Sirion tersebut.

Dia mengira juri dari Daihatsu seolah berat sebelah sewaktu gelaran HIN di Bogor dan BSD, namun ia tetap mengikuti event tersebut dan tetap memperjuangkannya hingga final nanti. Dia menegaskan, penilaian di atas kertas sudah sesuai dengan point standar mobilnya menang dibanding yang lain. Karena kategori best Daihatsu dari HIN selalu diraihnya, hanya jika Sirion Kupu-Kupu Malam (kumal) tak ikut serta.

“Tapi anehnya kita hanya dapet best Sirion tapi gak dapat juara 1 sirion dress UP challenge. Kemudian sewaktu event HIN di BSD, Sirion ini medapat juara 1, sementara yang lain juara 2 dan 3. Nah, selisih seminggu juara 1,2, dan 3 di HIN BSD berangkatmenuju HIN lampung dengan posisi mobil gak ada yang berubah sama sekali tigatiganya. Tapi koq bisa saya yang juara 3 di Lampung, kan aneh!!,” keluh Steven.

Steven berpesan kepada juri Daihatsu di event HIN, untuk bisa menilai mobil dengan jujur dan sportif, dan tidak berat sebelah hanya karena memiliki teman dalam satu klub/peserta. Ketika mendapat juara III, menurutnya juga tidak fair. Hanya disebabkan mobilnya tak dilengkapi dengan audio, padahal semua spec unggul di kaki-kaki, body dan mesin.

Dia juga mengklaim, Sirion miliknya ini selalu ada perubahan spek di setiap kota yang diikutinya. Sedangkan lawan yang meraih juara 1 di HIN Bekasi, Depok , Lampung, Jogja hampir gak ada perubahan yang terlihat. “Bahkan setelah HIN lampung selisih sekitar 2 minggu saya berangkat HIN Jogja, saya rubah 3 spec audio full interior rapih jok semua terpasang, cutting stiker rubah total saya tetep juara 2 hanya karena gak ada ban serep. Apa-apaan coba, mobil ini saya masukin ke tempat kontes emang mau di bawa jalan !!,” gumamnya. Sepertinya, lanjut Steven, mereka tidak bisa balance soal penilaian serta pembagian pemenang.

Spesifikasi Detail

Mobil

Daihatsu Sirion 2010

Pemilik

Okta

Mesin

K3VE Bolt -on Turbo, cylinder head Ported and Polish, DENSO Fuel Injector 400cc, HKS Blow of valve, Toyota 352-VE Low Compression Piston 72mm, Forged conrad K3-VET H-Beam 4340 ahrome-Moly, TDR Cyl Head Gasket 1mm, HD HI-Flow Fuel Pump, Custom Stainless Steel Exhaust & downpipe ORD freeflow Muffler & Resonator, Synergy alumunium Radiator Double Ply 43mm thick, apexi intercooler, hayden transmission cooler, Simota oil catch tank, dastekunichip Q+, unichip digital selector, pivot ground cable 5 points

Eksterior

Full body wrap & graphic sticker Oracle, Rocket bunny over fender, custom rear spoiler/wing, bumper canards, front diffuser, Carbo Kevlar side mirror, eagle eyes LED daylight projector headlamp

Interior

Custom interior MURANO synthetic leather, bride racing seats, Takata 4 point seat bolts, NX nitrous, Sparco Racing, steering wheel, auto meter sport comp boost & Exhaust Temperature gauge, defy meters (oil press, oil temp, vacuum, water temp)

Kaki-kaki

GAbCoilover super sport, altech big brake spot calliper& 355mm drilled rotor, wheels 18×8,5×9,5, ban 215/35 front & 295/40 rear, ultra racing tower strut bar, ultra racing front lower, member branch, ultra racing rear sway bar, ultra racing, C-pilar bar

Audio

SystemHead Unit Pioneer AVH175DVD, processor Venom Pandora MK1, 2pcs Sub woofer 12inch Venom VX31 12w, 1pcs Amplifier, monoblock Venom silver S2 series VD2000sH, 3set speaker Venom illuminator series VL6, 2pcs amplifier 4ch Venom silverbolt series V710, 4SB, 1pcs capasitor Venom Diablo VCD2 F

Special Thanks to

Tuhan YME, Mom and Dad, F1 Bodywork

LEAVE A REPLY