BAGIKAN

Modifikasiplus.com, Jakarta – Besutan hatchback lansiran Jepang yang gandrung diminati kawula muda asal ‘kota Gudeg’ saat ini, lebih menyasar ke fitur dan teknologi. Meski Brio ini telah mengalami rombakan di berbagai sektor, namun tak menghilangkan konsepnya sebagai city car yang nyaman bahkan jadi andalan di setiap perhelatan. Sang owner mengaku, Brio ini memang sengaja dirombak total dengan tujuan untuk menjadi maskot di arena kontes modif.

Jika dilihat secara menyeluruh, wujud Honda Brio inipun telah mengalami ‘pembedahan’ secara ekstrim. Dimulai dari bodykit, wide body dan over fender yang sudah dikastem mengikuti konsep yang disasar, selain itu kap mesin juga telah mengalami pemotongan, fungsinya agar dapat dibuka ke samping kanan dan kiri yang dioperasikan via motorized.

Kemudian pintu samping kanan dan kiri juga. telah dirombak menjadi model sayap burung yang juga menggunakan motorized peniumatic. Sementara pintu belakang menggunakan instal motorized. Untuk lampu-lampunya, sang owner mencomot dari model lain. Seperti pada head lamp dicomot dari new Honda Civic, lalu stop lamp belakang diambil dari Honda City, membuat paras Brio ini kian gahar.

Guratan seni air brush yang menyelimuti sekujur hatchback ini mengusung tema “Tecno Realist”. Kap mesin, dashbor, box audio dan keempat velg ini juga tak luput dari pengerjaan air brush. Cat yang digunakan adalah sieken ditambah dengan penjernih (clear). “Teknik pengerjaan air brush ini benar-benar dilakukan secara kreatif (hand free). Proses pengecatannya juga tanpa mall, langsung penggambaran,” jelas Achmad Herman Wijaya, si pemilik Brio Techno ini.

Achmad mengatakan, sebutan Tecno Realist memang laik disandang pada Brio tersebut, lantaran ia telah dijejali berbagai inovasi terbaru. “Inovasi yang belum ada kemudian jadi ada. Seperti buka kap mesin ke samping, penggunaan android car controller custom yang dapat di aplikasikan berbagai macam kebutuhan semacam kontak, serta menyalakan mesin,” imbuhnya.

Diakuinya, besutan inovatif Brio Satya ini telah menguras kocek lebih dari 300 juta rupiah. “Saya cukup bangga, ini merupakan karya inovasi yang bisa di kembangkan lebih jauh serta berfungsi dengan baik. Kebanyakan semua yang ada di mobil ini adalah custom dan wujudnya lumayan baik dari segi fungsi maupun kalaikan jalan,” ungkap Achmad.

Beralih ke sektor mesin, melalui penyematan Turbo bolt on merk Garet, ditambah dengan sistem Nos 2 purgin dan pemasangan ecu uni chip dastek type q, membuat performa city car ini menjadi ‘galak’. Raungan suara knalpot juga bertambah nyaring berkat pipa yang dikastem. Sementara penambahan lainnya seperti blow off, oil cattank, inter cooler serta filter udara yang menggunakan HKS. “Untuk penginstallan tuning turbo bost 0.3bar-112hp dikerjakan di Cliniq Injection, Bandung,” kata dia.

Kekuatan velg Bersaglio R19 asal Jepang turut memperkokoh tampilan Brio ini. Sebagai city car yang juga digunakan untuk daily use, penyematan air suspensi di 4 titik menjadi tolok ukur, ditambah dengan rem altech 6 pot di bagian depan, lalu untuk rem belakang dikastem dari Honda Estilo. Kemudian untuk stuart bar dan baut roda 4 dirubah menjadi 5.

Sebagai mobil yang menjadi andalan di setiap perhelatan, tentunya tak luput dari penyematan perangkat sound system. Sebagai pemicu intensitas suara, head unit Pioneer dipilihnya untuk mendobrak suara yang dihasilkan dari keempat sub woofer Diablo. Kemudian penambahan TV 32” 1 pcs dengan motorized yang bisa naik-turun ditambah 10 pcs tv kecil. Play station dan spaker 6 set juga diinstal motorized. Sebagai penghias kosmetik audio, mobil ini juga telah dibubuhi LED statar sebanyak 1500 pcs.

Maka wajar saja pada perhelatan modifikasi yang digelar HIN tahun lalu, Brio ini menyandang predikat sebagai King Nominie. Kemudian di ajang Automotive Show Down di Solo juga meraih King Nominie, bahkan di gelaran BJG Super Auto Show, di Hartono Mall-Jogja juga mendapat King Nominie. Berbagai tropi lainnya juga telah diraihnya, seperti Best City car, Best Airbrush dan masih banyak lagi.

Achmad berharap dalam penilaian modifikasi itu terdapat poin plus dibanding pabrikan, karena custom atau modifikasi merupakan wujud buah karya kreatifitas anak bangsa yang mustahil dapat diaplikasikan namun bisa terwujud. “Seperti yangdilakukan modifikator asal Jogja, Wawan Jhon’s Speed yang selalu menciptakan inovasi-inovasi baru di setiap kontes. Harapan saya sekecil apapun inovasi akan tetap menyelimuti mobil ini, berbagai ide gila juga tetap terpancar untuk Brio,” terang Achmad.

Dia juga menjelaskan, tulisan ‘#Harap Maklum’ yang tertera pada mobil itu berawal dari teman-teman komunitas yang memiliki hobi yang sama yaitu dragrace dan kontes modif. “Saking dekatnya, sekarang mereka sudah seperti saudara kandung sendiri. Jikalau terjun di ajang kontes lalu ada penambahan jadi #Harap Maklum Jhon’s speed,” tuntasnya.

Teks Alan Foto Istimewa

Spesifikasi Moddifikasi Honda Brio Satya Jhon’s Speed 

Eksterior : Face lift head lamp new Honda Civic, Face lift stop lamp belakang Honda City, Wide body, over fender + body drop custom plat, custom full bodykit fiber, Kap mesin custom via motorized, Pintu samping kanan – kiri custom + motorized peniumatic, Pintu belakang custom instal motorized.

Mesin : Turbo bolt on merk GARET, Nos system 2 purgin, Ecu Uni Chip Dastek type q+, Kenalpot +piping CUSTOM, Blow off HKS + oli cattank, Inter cooler HKS + filter udara HKS, Instal turbo @ cliniq injection bandung, Tuning turbo bost 0.3bar 112hp @ bengkel ss performance bandung.

Interior : Dash board custom, stir kemudi custom, Jok custom + motorized putar, Lantai custom 3D, Door trim custom, Plafon custom.

Kaki-kaki : Velg R 19 japan merk Bersaglio, Ban R 19 merk, Air suspension menggunakan Air lift 4 titik, Rem depan menggunakan altech 6 pot, Rem belakang custom punya honda Estilo bleng, Stuart bar custom, custom baut roda 4 di rubah menjadi 5

Audio: Box audio + kosmetik, Sub woofer 4 pcs, power 4, TV 32” 1 pcs + motorized Tv naik turun + tv kecil 10 pcs. Total= 11 TV, Play station, spaker 6 set + motorized, LED statar 1500 pcs, Capasitor Bank 1 pcs, Head unit Pioneer

LEAVE A REPLY