BAGIKAN
Modifikasi Audi A4 Special Edition

 

Modifikasiplus.com – Kehadiran mobil-mobil Eropa di Indonesia khususnya Jakarta, bukan hanya diminati para eksekutif saja, tetapi banyak pula para kawula muda menginjak dewasa yang menggandrunginya. Bukan hanya kenyamanannya saat berkendara di jalan raya, sensasi mengemudikannya pun dirasakannya lebih lembut. Salah satunya dalah R.A.Alvin Perwirawan yang tergiur dengan tampilan Audi A4 Special Edition Tahun 2002 yang dibelinya pada bulan Desember 2014 lalu, dari seorang rekannya. “Aku suka dengan tampilan mobil-mobil Eropa, dan aku memang sudah siapkan konsep modifikasi yang berbeda dengan lambang four rings tersebut,” ungkap Alvin yang langsung me modifikasi Audi A4 Special Edition tunggangannya saat masuk dalam garasinya.

Sebelum mengaplikasikan semua idenya yang akan disematkan pada kuda besi miliknya, Alvin memang berinisiatif untuk menjadikan tungganganya sebagai trendmark bagi para pecinta mobil Audi lainnya.

Pengerjaan berawal di sektor eksterior yang menyerahkan pengerjaannya kepada Wisnu Bardie dari rumah modifikasi Indocutting Sticker House dengan membenamkan beberapa bodi kit Custom. Diantaranya bumper lips, ducktail dan front grill. Dengan mengambil konsep sporty elegan, Alvin juga menambahkan beberapa aksesoris eksterior serta knalpot standar dengan rancangan Supersprint.

Dalam merancang konsep modifikasi Audi, pria yang senang berbisnis ini mengaku sangat kesulitan mendapatkan tuner yang tepat. Dan sebagai antisipasinya, Alvin terpaksa melakukan custom menyerupai desain bodi kit yang dilihatnya dari dunia maya.

Untuk sektor kaki-kaki yang dibenahinya usai eksterior, pria yang terlihat tegap karena hobi gym tersebut mengadopsi konsep stance yang saat ini memang sedang digandrungi para kawula muda. Karena itu, atas bantuan rekannya dari bengkel SJDM Alvin mendapatkan pelek yang memang didambakannya, meskipun sempat menunggu beberapa hari.

“Aku memang mencari pelek yang special edition agar berbeda dengan mobil Audi lainnya, butuh waktu sekitar beberapa minggu untuk menunggu pelek Projekt Zwo yang memang original Audi Jerman berdiameter 18. Memperkuat karakter stance yang diaplikasikan pada Audi, aku pakai pelek lebar 8,5 inchi di bagian depan dan di bagian belakang 10 yang dilapisi dengan karet donat rancangan Achilles”,” ungkap pria yang bertubuh atletis tersebut.

Pengadopsian hella stance pada tunggangannya, pastinya dibutuhkan kenyamanan dalam berkendara, sebagai antisipasi mobil yang sudah terlihat rendah tersebut, diaplikasikan shockbreaker rancangan Bilstein dan juga per produksi Tera yang diakui Wisnu cukup dibenamkan ke dalam kolong fender tanpa harus ada perubahan.

Sektor audio juga tak luput digubahnya sebagai teman dalam perjalanannya menjalani kegiatan sehari-harinya sebagai mahasiswa. Atas saran dari gerai Ion Audio, WIsnu disarankan mengaplikasikan perangkat audio beraroma SQL sesuai dengan kegemaran sang empu yang hobi mendengarkan musik berirama keras tetapi tetap menghasilkan suara jernih.

Mengandalkan head unit produksi Pioneer sebagai otak tatanan audionya, disematkan perangkat audio lainnya seperti subwoofer, speaker split, coaxial serta power 4channel dan power monoblock yang difungsikan untuk mempertahankan kualitas suara yang telah dikeluarkan.

“Walaupun proses modifikasi hanya berjalan satu bulan, karena semuanya sistem plug and play, aku sangat puas karena niat untuk mempopulerkan brand Audi dengan hasil modifikasi yang sudah dikerjakan dapat terus terwujud,” tambah Wisnu yang hangout bersama teman-teman komunitasnya The Bardie Family.

Spesifikasi Detail

Mobil

Audi A4 Special Edition Tahun 2002

Pemilik

R.A.Alvin Perwirawan

Eksterior

Bumper lip Custom, ducktail Custom, front grill Custom, S line emblem front grill dan emblem S line rear body, wide body, sunroof, lampu projektor, sticker 3M 415, knalpot Supersprint

Interior

Jok depan Recaro SR3, jok belakang full MB¬Tech Camaro bordir Audi, setir S line

Kaki-kaki

Velg Projekt Zwo tuner Audi original Germany 18 x 8,5 + 10, ban Achilles 215/35/18, shockbreaker Bilstein, per Tera

AUDIO

Head unit Pioneer DEH 2450 UB, 2 pcs sub¬woofer JBL GTO, 1 set speaker split JBL, 1 set speaker coaxial JBL, 2 pcs power monoblock BlackDiamond, power 4Channel Rodek

Specials Thanks To

Orang tua, pacar, the bardie auto family, SJDM, Indocutting, dan lainya yang tidak bisa saya sebutkan semua yg sudah mensupport hingga saat ini

LEAVE A REPLY