BAGIKAN
Modifikasi Agya

Modifikasiplus.com, Jakarta – Produk mobil murah buatan Toyota, telah banyak diminati oleh masyarakat kelas menengah ke bawah. Hal itu terbukti dengan maraknya pengguna Agya di Indonesia. Keistimewaan yang dimiliki produk Low Cost Green Car (LCGC) ini terletak pada konsumsi bahan bakar yang hemat dengan tampilan desain yang menawan. Namun, balutan standar pabrikan dinilai masih kurang buat para pecinta seni modifikasi. Sang pemilik berargumen, meski ia disebut mobil murah tapi dengan sedikit rancangan minimalis menjadi tidak terlihat murahan. Seperti apakah tampilan modifikasi Agya Rally Look ini?

Pria yang tergabung dalam member Toyota Agya Club (TAC)chapter Bogor-Depok ini telah memiliki kreasi sendiri dalam merancang sebuah city car miliknya. Konsep yang diusung pada tunggangannya bertema ‘Rally Look’. Baginya, gubahan tersebut dinilai tidak terlalu ekstreme, sehingga nyaman digunakan buat harian maupun berlaga di ajang kontes.

Meski hanya menyasar satu kategori, namun ada kepuasan tersendiri jika rancangannya itu dilirik oleh publik. “Saya memilih model city car ini karena kenyamanannya cukup baik, dan untuk beraktifitas jauh lebih simple. Makanya mobil ini saya modif. Tujuannya agar tidak terlihat seperti murahan,” kata Aryo Adhiputranto, di acara kontes TAC, 23 Januari 2016, pekan lalu.

Sebagai rancangan awal, Aryo melapisi branding mobil dengan striping sticker bermotif selendang. Konsep ini dinilai simple serta sesuai dengan bodi Agya. Untuk pemilihan warna, dicocokkan dengan bodi yang dasarnya sudah bercat putih. Kemudian terdapat penambahan beberapa ornamen Rally baik di sektor eksterior maupun interior. Seperti pada fog lamp yang menyematkan PIA original sebagai penerang saat kondisi jalan berkabut.

Aryo juga telah mengganti spion Agya dengan Spion Avanza Veloz, alasannya agar terlihat lebih menarik. Bumper depan dikombinasikan dengan mudflap bumper Avco yang biasa digunakan oleh mobil-mobil retro. Kemudian mark klepnya juga diambil dari mobil retro, hanya modelnya dikastem sedemikian rupa sehingga terlihat apik.

Pada sektor kaki-kaki, diperkuat oleh  penyematan Velg Advan Rally berukuran 4×100 dengan lebar 6. Ban sport merk Yokohama pun turut dibenamkan dengan ukuran 185/65/R14 untuk depan, 185/70/R14 untuk belakang. Untuk shock braker, Aryo menggunakan shock yang lebih keras, serta per Eibach yang dipercaya tangguh untuk melibas medan offroad. Agar raungan suaranya racing, namun tidak memecahkan telinga, tabung knalpot standar diganti dengan pipa putih yang telah dikastem.

Tak banyak rombakan yang terjadi di sektor mesin. Kapasitas jantung pacu yang dimiliki Agya ini sudah berdaya 1000cc, akselerasinya pun sangat terbatas. Sebab mobil ini memang diciptakan sebagai mobil hemat bahan bakar. Oleh karena itu, Aryo hanya ‘mengilik’ sedikit daya pacunya dengan reflush ECU via OBD agar dirasa lebih responsif.

Melongok ke dalam kabin, mobil ini telah mengalami rombakan yang disesuaikan dengan kesan rally. Mulai dari dashboard sampai bagasi buritan, telah dijejali oleh beberapa ornamen rally. Seperti pada stir dan pedal yang telah diganti dengan merk sparco. Sebagai mobil penjelajah, fitur navigasi telah tersemat di sisi pengendara.  Selain itu dua buah helm yang sudah menggunakan aplikasi interkom juga tersedia.

Aksesori itu difungsikan untuk dapat berkomunikasi antara pengendara dan navigator, dan aplikasinya dapat dikoneksikan melalui kabel. Untuk jok, Aryo menggunakan Recaro LX original, yang dilengkapi dengan safety belt Takata 4 titik. Kemudian penambahan aksesori lainnya, seperti baju balap, sepatu dan sarung tangan dari Sparco. Untuk strutbar belakang, Aryo mengadopsi dari bahan pipa biasa, namun tidak menyematkan roll bar.

Pria penyuka Volkswagen ini juga tak ingin kudet alias kurang update dalam membubuhi perangkat sound system. Meski berbalut standar, namun kosmetik audio yang ada pada mobil ini difungsikan sebagai pelepas kepenatan diperjalanan. Sebagai pemicu intensitas suara, Aryo memakai head unit Pioneer tipe 3500. Seperangkat audio merk Venom dipercaya sang owner untuk mendobrak suara, mulai dari power, speaker  telah tertata dengan apik. “Namun untuk sub woofer sengaja tidak saya pasang, agar nuansa rallynya lebih kentara,” kilah Aryo.

Sebagai seorang pemula di dunia modifikasi, Aryo tak ingin main-main dengan rancangan yang dibesutnya. Melalui part-part orsinil yang tersemat, rombakan Agya ‘Rally Look’ ini telah menguras kocek hingga Rp.50 jutaan. “Pada perhelatan kontes yang digelar TAC beberapa waktu lalu, saya mencoba untuk berani tampil di kalangan modifikator kondang. Namun, saya tetap tertuju pada kategori yang saya kejar,” pungkasnya.

“Dengan adanya kontes ini, saya berharap dapat merangsang kreasi seni yang saya miliki. Oleh karena itu, ke depannya saya akan terus menambah part-part optional lainnya yang dinilai masih kurang,” tutup Aryo.

Teks dan Foto Alan

Type of car : Toyota Agya type G Automatic

Owner : Aryo Adhiputranto

Eksterior : Mudflap custom retro depan- belakang, mudflap bumper Avco, towing custom, airscoop, spion Avanza Veloz, lampu rem land rover, foglamp pia original, antene radio communication diamond, branding sticker by the applicator Bogor

Interior : Jok Recaro LX, safety belt Takata 4titik, jaring original, stir sparco rally original

Kaki-kaki : velg Advan Rally made in Japan, ban yokohama GR17 uk 185/65R14, per eibach

Engine : Reflush ECU via OBD, strutbar custom, exhaust system Custom

Audio System : Head unit pioneer AVH-X2750BT, speaker depan belakang venom VXF6T0, Subwoofer venom diablo, power amplifier Venom Illuminator.

LEAVE A REPLY