BAGIKAN

Modifikasi Agya – Memboyong mobil LCGC ke dalam rumahnya, hanya untuk satu tujuan, menjadikannya mobil stance.

Kehadiran Low Cost Green Car (LCGC) yang diluncurkan para Agen Pemegang Merk (APM) resmi di Indonesia, bukan hanya ditawarkan dengan harga murah, tetapi juga mobil yang dilengkapi dengan teknologi terkini diharapkan juga dapat mengurangi polusi udara yang sudah semakin menumpuk di kota Jakarta.

Ternyata tidak salah prediksi para pakar otomotif akan kehadiran LCGC ini akan menyedot perhatian para pecinta otomotif. Karena setelah mobil berkategori murah ini, nyaris hampir terjual habis, meskipun customer harus menunggu pemesanannya datang, hampir memakan waktu sekitar tiga bulan.

Salah satunya adalah Kiki Anugraha pemilik Toyota Agya Type TRD S Automatic Tahun 2014 yang diboyongnya ke dalam garasi rumahnya dari diler dekat rumahnya. “Saya pilih Agya, karena selain harganya murah dan terjangkau, konsumsi bahan bakarnya juga terbilang irit. Tak hanya itu saja, spare partnya sangat mudah di dapat,” ungkap karyawan swasta tersebut.

Walaupun tampilan Agya TRD dari pabrikannya sudah terlihat sporty, tak lantas membuat Kiki puas, bila tidak diberikan sentuhan modifikasi. Saat Agya sudah parkir dalam garasinya, Kiki langsung membeli beberapa aksesoris beraroma modifikasi guna mendukung tampilan Agya agar lebih eksklusif, yang sebelumnya banyak mendapat masukan tentang modifikasi dari teman-temannya serta dari keluarganya yang digabungkan hasil ide nya sendiri.

Sentuhan pertama dalam membenahi Agya terfokus pada sektor kaki-kaki, pelek standar Agya yang berdiameter 15 inchi, terasa kurang mendukung dalam mengadopsi konsep modifikasi bergaya Stance. Solusinya adalah membenamkan pelek R1 7 yang coba dibenamkan dalam kolong fender Agya.

Dalam mengaplikasikan pelek berukuran lebih besar, Kiki mengaku banyak menemui kesulitan. Mengingat ruangan dalam kolong fender tergolong lebih kecil, membuatnya harus teliti dalam pengaturan fitmentnya. Pastinya proses modifikasi ini harus dilakukan beberapa kali untuk mendapatkan kenyamanannya dalam berkendara, meskipun mobil terlihat ceper.

“Seperti minggu pertama, saya coba pakai ban berukuran 205/40/17, dan mengganti lowering kit, terasa banget gesrotannya. Akhirmya, sebulan kemudian saya mengganti ban ukuran 195/40/17 dan lowering kit yang lebih pendek. Belum selesai sampai disitu, bagian spakbor depan dan belakang juga di gerinda total, slightroll dan liner fender dipanaskan agar bisa diatur saat melakukan belokan, dan bebas dari gesrot,” jelas Kiki yang mempercayakan pengerjaan kaki-kakinya pada Danet yang berlokasi di daerah Bintaro serta Midun Jaya Spring.

Penyelesaian sektor kaki-kaki ternyata belum memuaskan pria yang hobi bermain golf tersebut, Kiki lantas mengganti kembali lowering kit dengan ukuran yang lebih rendah, serta menambahkan spicer belakang sebanyak 16 mm agar fitment terlihat lebh ideal. Terlebih lagi, ayah dari seorang putra ini juga mengaku sempat kesulitan dalam mencari pelek berukuran R17 dengan lebar 7,5” rata ET 40.

Usai pembenahan sektor kakikaki, Kiki mencoba membenahi sektor lainnya, seperti dalam kabin penumpang yang dijejejali dengan beberapa perangkat audio yang
mumpuni tanpa harus mengganti peran dari head unit. Diantaranya 4 unit speaker JBL dan power soundstream serta twitter yang tesemat di atas dashboard.

“Saya juga menambahkan Camera mundur dan sensor parking agar istri yang juga sering membawa mobil, lebih mudah saat parkir di tempat yang sempit,” papar Kiki yang mengaku membutuhkan waktu seminggu guna memodifikasi mobilnya diluar sektor kakikaki.

Walaupun karyawan swasta ini sudah sangat puas dengan tampilan luar mobilnya, namun sektor interior dirasakannya juga harus dibenahi. Karena itu, dengan meminta bantuan dari salah satu bengkel kenalannya, Kiki sudah memesan jok asli Recaro guna mengganti jok standar Agya.

Spesifikasi

MOBIL Toyota Agya Tipe TRD S Automatic Tahun 2014 | PEMILIK Kiki Anugrah | MESIN knalpot Remus | INTERIOR Camera mundur, sensor parking | KAKI – KAKI Velg BBS CH R17 Lebar 7.5 ET40, ban Accelera PHI 195/40/17, Lowering kit SBM, shockbreaker Showa, spicer Knok 16mm, Camber -5.3, baut panjang |  AUDIO TV GPS AVT, 4 pieces speaker JBL 10”, power sub active Soundstream, Tweeter | SPECIAL THANKS TO Istri Tercinta, Kak Harry Dipa dan adik Kurniawan, Bonny Ardianto, Akiong Sinar Mas, Permaisuri Ban (Bowo), Tirta Motorsport, om Eddy RCH Radio Dalam, Midun Jaya Spring, Sarinande, Iwan Auto Distro

1 KOMENTAR

  1. info cari lower kit untuk agya kira dimana..?? biar penampilan lebih menarik dan per tetap nyaman untuk dipakai,

LEAVE A REPLY