BAGIKAN

Modifikasiplus.com, Jakarta – Dampak terpuruknya ekonomi yang disebabkan oleh kenaikan suku bunga dan fluktuasi nilai tukar rupiah di Indonesia di 2015 lalu, mengakibatkan kondisi pasar Otomotif nasional turun 14%. Di tengah kondisi tersebut PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), authorized distributor Mitsubishi di Indonesia, berhasil menjaga segment. Share kendaraannya baik di kelas kendaraan penumpang maupun kendaraan niaga ringan.

Keberhasilan KTB dalam menjaga segment share pada situasi sulit tersebut menguatkan komitmen KTB untuk terus memperkuat posisi di segmen kendaraan penumpang Indonesia. Kondisi pasar kendaraan penumpang dan niaga ringan pada yang diperkirakan masih dalam kondisi stagnan pada 2016 tidak menyurutkan usaha dan target, bahkan membuat KTB semakin fokus dan optimis dalam meningkatkan penjualan di segmen ini.

Merujuk data penjualan retail sales Gaikindo tahun 2015, kendaraan penumpang Mitsubishi mencatatkan penurunan penjualan sebanyak 11,9% menjadi 20.371 unit dikarenakan permintaan pasar secara kesaeluruhan yang mengalami penurunan.

Meskipun demikian, masing-masing model kendaraan penumpang Mitsubishi mampu meningkatkan pangsa pasarnya di tengah turunnya permintaan di masing-masing kelas. Rincian penjualan dari kelas kendaraan penumpang, yaitu:

Mitsubishi Mirage, dibanding tahun lalu, pasar di kelas City car A mengalami penurunan sebanyak 21,7% dari 45.570 unit menjadi 35.683 unit. Namun, Mitsubishi Mirage berhasil meningkatkan pangsa pasarnya, dari 13,7% menjadi 17,4% dengan angka penjualan 6.199 unit di tahun 2015.

Mitsubihi Outlander Sport, terjadi anomali di pasar kelas Medium SUV 4×2>2000cc, yang mengalami kenaikan sebanyak 18,9% dari 13.467 unit menjadi 16.018 unit. Sedangkan pangsa pasar Mitsubishi Outlander Sport terjadi penurunan, dari 32,4% menjadi 16,1% dengan angka penjualan. 2.574 unit di tahun 2015.

Mitsubishi Pajero Sport, Pada pasar kelas medium 4×4 terjadi penurunan penjualan dari 3000 unit di 2014 menjadi 2400 unit di tahun 2015, yang juga mempengaruhi total penjualan Pajero Sport 4×4 dari 1.714 pada 2014 menjadi 1.388 di 2015. Pajero Sport berhasil mempertahankan posisi sebagai market leader di kelas SUV 4×4 dengan pangsa pasar 58,5%.

Sementara untuk 4×2, pasar medium SUV mengalami penurunan dari 39.500 unit pada 2014 menjadi 38.800 unit pada 2015. Hal tesebut otomatis mempengaruhi penurunan penjualan Pajero Sport 4×2 dari 10.700 unit menjadi 9.800 unit pada 2015, dengan pangsa pasar 25,3%.

Mitsubishi Delica, segmen MPV high turun 8,2% di tahun 2015, namun pangsa pasar Mitsubishi Delica berhasil naik hingga 7,1% dari 82 unit menjadi 420 unit.

Kemudian di kelas small Pick-Up 484 Mitsubishi Triton kembali mengalami penurunan pasar, yakni 0,3% dikarenakan belum membaiknya sektor pertambangan. Namun, Triton berhasil meningkatkan market share dari 46% menjadi 52% dengan total penjualan 7.125 unit dan berhasil mempertahankan posisi market leader di kelasnya.

LEAVE A REPLY