BAGIKAN

Modifikasiplus.com, Banten – Perhelatan kontes modifikasi lokal kembali meriuhkan Kota Tangerang Selatan, Minggu 14 Februari 2016 kemarin. Meski dikeluhkan oleh para pengunjung Mall Living World, Alam Sutera, namun gelaran bertajuk ‘Aerio in Love’ ini tetap berlanjut dan berjalan hingga selesai. Kontes modifikasi AIC yang digelar bertepatan dengan hari kasih sayang itu, dimanfaatkan Aerio Indonesia Club (AIC) untuk menggelar sebuah event. Melalui gelaran tersebut, klub penggemar low MPV lansiran Suzuki ini, berupaya merangkul serta menjalin solidaritas antar klub. Bagi para pemula, event ini merupakan kesempatan mereka untuk eksis di dunia modifikasi.

Namun, loading peserta yang dilakukan di hari Minggu, menyebabkan kemacetan di sepanjang area Mall. Bukan hanya itu, acara car free day yang menjadi program di wilayah tersebut seolah tak berfungsi, lantaran terbentur dengan antrian peserta kontes.  Area carpark outdoor, serta lahan parkir di lantai P3 dan P4, Mall Living World dijadikan arena kontes. Hal inilah yang dikeluhkan para pengunjung mall, yang merasa kesulitan untuk memasuki lokasi tersebut.

Frans Gunadi ialah satu dari sekian pengunjung yang mengeluhkan adanya event tersebut. Pasalnya, untuk bisa masuk mall ini, dia rela antri berjam-jam. Padahal biasanya cuma 10 menit dari rumahnya yang berada di sekitar Alam Sutera.”Yah, kira-kira aja buat event begini di area pintu masuk mall. Saya juga suka sering ikut kontes mobil, tapi semua terkonsep rapi dan gak ganggu pengunjung,” kata dia.

Hal senada juga dilontarkan oleh Ravan, salah seorang peserta kontes asal Tangerang. Menurutnya, event ini belum layak disebut kontes modifikasi, lantaran tak ada kerjasama yang baik antara panitia dan   pihak mall, terutama pihak keamanan di area mall. “Jika itu terjalin, kemungkinan tidak akan seperti ini. Mereka pasti memberi kebijakan lain, jadi benar-benar ada jalur khusus buat peserta maupun pengunjung. Jadi menurut saya event ini kurang profesional,” urainya.

Selain itu, kata Ravan, penempatan peserta juga masih berantakan dan belum terkonsep dengan baik. Idealnya, para peserta diberikan satu area khusus sehingga pengunjung dapat melihat, bahwa event tersebut benar-benar ada. “Ini enggak, sebagian ada yang di dekat pintu masuk, sementara sebagian lainnya ada di lantai 3 dan lantai 4. Sehingga pengunjung mengira kontes itu hanya di luar saja, padahal di area P3 dan P4 masih banyak,” tandasnya.

Sementara itu, Filibertus, wakil ketua panitia  event ‘Aerio in Love’ meminta maaf atas keluhan para pengunung mall, para peserta yang berada di luar area adalah khusus mobil-mobil berkategori elegant serta too damn low (ceper). Sebab kebanyakan dari mereka ada yang tidak menggunakan air suspensi, sehingga sulit untuk menanjak dan melewati ‘polisi tidur’. “Jika kita menggunakan area luar, tentu tidak akan mampu menampung ke-170 peserta. Oleh karenanya, kita bagi menjadi 3 area yaitu area outdoor, lantai 3 dan lantai 4, sementara untuk stage/panggung berada di indoor,” jelas pria yang akrab disapa Billy.

Sebanyak 54 kategori umum dan 14 kategori khusus Aerio disediakan panitia. “Ini adalah event kedua ACI. Dan kami bersyukur, karena 35 klub mobil telah berpartisipasi di event ini. Bagi peraih King of Love dan Queen of Love, panitia mengganjar hadiah senilai Rp 1juta berikut tropi dan sertifikat,” pungkasnya. (Alan)

LEAVE A REPLY