BAGIKAN
Killer Street

Modifikasiplus.com – Aksi kebut-kebutan di jalan raya yang sering ditampilkan dalam The Fast & Furious yang diperankan oleh almarhum Paul Warker sangat booming dan digemari para pecinta otomotif di seluruh dunia khususnya di Indonesia. Hal ini disebabkan karena banyaknya tampilan mobil-mobil modifikasi berkonsep Killer Street yang banyak berkutat di sektor mesin, meskipun tidak melupakan sector lainnya yang juga turut dibenahi.

Terinsipirasi dari film box office inilah, Dicky menuntaskan hasratnya ke dalam Honda Civic FD1 1.8 MT Tahun 2009 yang memang menjadi mobil idolanya sejak lama. “Bodi FD1 standar saja, sudah terlihat keren apalagi kalo dimodifikasi bergaya street racing pasti dengan paduan warna cerah pasti akan terlihat lebih gahar,” ungkap karyawan swasta tersebut.

Dalam meningkatkan performa mesin, beberapa piranti add on disematkan guna mengggantikan piranti standar. Seperti oil catch tank, air filter, intercooler, exhaust manifold dan lainnya. Bahkan selain porting polish dan mengganti piston low compression tak luput turbo dan blow off rancangan HKS juga tersimpan di kabin mesin dan juga muffler add on.

Usai pembenahan mesin, modifikasi berlanjut ke sector eksterior, bodi kit standar FD1 kurang memuaskannya. Dicky lantas meminta bantuan Effendi dari Tri Tunggal Technik untuk merancang bodi kit Custom, di bagian bumper depan, belakang dan juga side kirt. Serta membenamkan aksesoris eksterior add on lainnya seperti hood, pillar, trunk, wing dan lainnya. Bahkan warna pabrikan yang berkelir hitam juga di wrapping sticker kuning agar tampilan tunggangannya bertambah eye catching.

“GT Wing rancangan Voltek memang sulit didapatkan di Jakarta, tapi aku terus mencaricari, akhirnya mendapat bantuan dari teman yang memesan langsung dari Jepang dan harus menunggu barang selama dua bulan,” papar Dicky yang juga penggemar game online tersebut.

Indikator-indikator berbau racing juga tertanam di dalam kabin penumpang seperti turbo controller, turbo timer, boost meter, oil press dan juga fuel press. Shift knob Mugen juga tertanam di sisi kiri pengemudi serta setir dan juga panel-panel yang dilapisi custom carbon.

Sektor audio juga tak luput dibenahinya, mengusung aliran SPL, Dicky pun menyerahkan bantuan Teddy dari BronsonAudio untuk merancang box custom yang terbuat dari papan MDF 17 mm. Dan dari rancangan box custom inilah Dicky mengaku kesulitan, karena harus merombak beberapa kali boks yang sudah jadi agar mendapatkan settingan audio yang pas.

Mengandalkan head unit Alpine 9887 sebagai otak tatanan audionya, Dicky mengaplikasikan perangkat audio lainnya yang tersimpan di kabin bagasi. Diantaranya, 2 pcs power 4Channel, 2 pcs power amplifier Audio Quart SK3500.1.D Class D, 2 pcs subwoofer 12”, 2 pcs capasitor bank serta melapisi kabin penumpangnya dengan peredam Automate.

Menurut Dicky, walau pengerjaan modifikasi keseluruhan memakan waktu selama satu tahun, membuatnya sangat puas. Terutama dari sektor mesin yang mampu menyemburkan tenaga hingga 256.8 hp atau meningkat sekitar 80% dari tenaga standar FD1 sekitar yaitu 170 hp.

“Selain modifikasi keseluruhan yang sudah banyak mengantongi beberapa penghargaan, audio juga sering menerima piala untuk kategori SPL yang tingkatan suaranya mampu mencapai 139Db,” tambah DIcky yang masih terus berencana untuk meningkatkan performa mesinnya. “GT Wing rancangan Voltek memang sulit didapatkan di Jakarta, tapi aku terus mencari-cari, akhirnya mendapat bantuan dari teman yang memesan langsung dari Jepang dan harus menunggu barang selama dua bulan,” papar Dicky yang juga penggemar game online tersebut. Gubahan sektor lainnya juga turut dilakukan, interior juga turut dibenahinya guna mengukuhkan konsep yang diadopsinya. Sepasang jok semibucket Recaro juga dipesannya langsung dari Amerika melalui temannya, menggantikan jok standar FD1 yang terlihat kurang greget. Serta seatbelt Takata yang melingkari kedua jok tersebut sebagai factor keamanannmya.

Spesifikasi

Mobil

Honda Civic FD1 1.8 MT Tahun 2009

Pemilik

Dicky

Mesin

piston CP, low compression, porting polish , con rod K1 Act Extreme, Dastek Unichip , flywheel Act , turbo HKS, intercooler HKS, blow off HKS, air filter HKS, turbin Garret T28 Ar60, housing Greedy & Samco, oil catch tank Greedy, breather tank Greedy, spark plug Greedy, radiator cap Greedy, breather cap Greedy, oil cap Mugen, exhaust manifold Weapon R, muffler JS Racing

Eksterior

Full Custom bodi kit (bumper depan dan belakang, serta side skirt ), Custom fender, Carbon hood, Carbon pillar , Carbon trunk, Carbon Wing Voltex, Carbon fuel Cover, Carbon rear view mirror, Carbon handle, wrapped Yellow Sticker, Cutting sticker, head lamp Projector with LED Ligth

Interior

jok semi bucket Recaro FD2R, jok belakang FD2R, seat belt Takata 4 Point, pedal set Mugen, shift knob Mugen, Custom steering wheels carbon & audio converter, turbo controller Greddy, turbo timer Greddy, boost meter Defi, oil press Defi , fuel press Defi, carbon panel & carbon top cover meter, two tone color interior (Black Amara & Paint ), Custom floormate

Kaki-kaki

Velg Volk Rays R19, ban Accelera 225/35/19 depan dan ban belakang Toyo DRB 235/35/19, lug nut Project M, strut bar Tanabe

Audio

Head unit Alpine 9887, monitor Clarion (depan ), monitor AVT (belakang), front & trunk speaker Crescendo Opus 8,9b 3 Way, rear speaker Roger Coaxia l, 2 pcs power Genesis Profile four 4 Channel, 2 pcs power amp lifier Audio Quart SK3500.1.D Class D, 2 pcs subwoofer Digital Design 12”, 2 pcs capasitor bank Intersys, cable RCA Flux, full peredam Automate

Specia l thanks to

Teddy Bronson Audio, Boy Sigma Speed, Efendi Tri Tunggal Techic dan teman-teman

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY