BAGIKAN

Modifikasiplus.com, Jakarta – Industri otomotif Indonesia menjadi salah satu industri andalan yang memiliki peran besar terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) nasional serta merupakan elemen penting penggerak roda ekonomi Indonesia, industri ini memberikan lapangan kerja bagi 1,4 juta pekerja di Indonesia.

Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan dan memperkuat industri otomotif, Kementerian Perindustrian bekerja sama dengan Gabungan Industri Otomotif Indonesia (GAIKINDO), menggagas pertemuan dengan seluruh pimpinan perusahaan industri otomotif dan Agen Pemegang Merek (APM) di Indonesia.

Pertemuan tersebut bertujuan untuk mendapatkan masukan mengenai upaya peningkatan investasi pengembangan dan pencapaian tujuan roadmap industri otomotif Indonesia.

Diskusi yang berlangsung merupakan salah satu upaya Kementerian Perindustrian terhadap industri otomotif yang telah disusun yang bertujuan untuk mendorong jumlah produksi mobil hingga 2,5 juta unit pada tahun 2020.

Melalui siaran persnya, Kemenperin menyatakan bahwa target peningkatan produksi perlu dibarengi dengan target peningkatan investasi yang masuk ke indonesia. Dengan harapan dapat memberikan multiplier effect yang lebih besar dalam mendorong perekonomian nasional untuk menjadi lebih baik.

Menurutnya, Industri otomotif Indonesia merupakan salah satu Industri andalan yang memiliki peran besar dalam PDB nasional. Dan dengan demikian menjadi salah satu industri yang pertumbuhannya sangat diperhatikan Negara.

Selanjutnya Menteri menjelaskan tantangan selanjutnya adalah peningkatan ekspor kendaraan bermotor, dimana Kementerian Perindustrian tengah merencanakan upaya-upaya yang harus dilakukan agar jumlah ekspor yang tahun lalu mencapai 207 ribu unit dapat meningkat sebanyak 100% hingga 300% sesuai dengan yang diharapkan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Upaya peningkatan ekspor ini dibarengi dengan menambah investasi di Indonesia khususnya untuk produk-produk global dan komponen utama untuk memperkuat daya saing,” ungkap Saleh Husein.

Selain itu, lanjutnya, aktifitas promosi juga diperlukan untuk memperkenalkan potensi industri nasional dan pasar domestik serta menunjukkan kepada dunia internasional bahwa Indonesia dapat diperhitungkan sebagai tujuan investasi.

Kementerian Perindustrian RI memberikan dukungannya kepada GAIKINDO dalam pelaksanaan pameran GIIAS 2016. Di hadapan seluruh pimpinan perusahaan APM di Indonesia, Saleh Husin menyatakan antusiasnya untuk menyambut pameran tersebut, sebagai upaya untuk memperkenalkan dan mempromosikan produk dan potensi industri otomotif Indonesia.

“Saya juga memesankan agar pada pameran ini semakin banyak diperkenalkan kepada masyarakat akan produk-produk mobil yang ramah lingkungan, dengan emisi karbon yang rendah serta konsumsi bahan bakar yang efisien,” urainya.

Dia juga berpesan kepada seluruh pemimpin APM di Indonesia, untuk mengundang seluruh principal merek global yang mereka wakili untuk hadir pada pelaksanaan GIIAS 2016 dan melihat langsung perkembangan Industri Otomotif Indonesia.

“Dengan berlangsungnya acara ini, kami optimis dapat menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia memiliki potensi industri otomotif yang kuat dan diperhitungkan sebagai tujuan investasi,” tutup Saleh Husin. (Alan)

LEAVE A REPLY