BAGIKAN

Modifikasiplus.com, Dieng – Pada gelaran Jambore Nasional Forescom, K-Link Engine Power telah menujukkan performanya pada kendaraan Ecosport. Seperti dikabarkan sebelumnya, produk berbentuk cairan additive ini menjadi salah satu sponsor Forescom untuk menguji keiritan bahan bakar yang digunakan dalam menempuh perjalanan Jakarta-Semarang-Dieng.

Engine Power diklaim menjadi salah satu produk terbaru dari K-Link, produk ini adalah hasil karya anak bangsa, lantaran formulasinya di temukan di Indonesia. Engine Power adalah sebuah oil treatment atau biasa disebut oil aditive. Yaitu sesuatu bahan tambahan, yang dimasukan ke dalam oli mesin yang mampu meningkatkan kinerja oli.

Abdul Jabar, Product Eksekutif K-Link menjelaskan, pada dasarnya setiap oli yang dipakai adalah aditif. Hanya saja kebanyakan masyarakat belum mengetahui apa itu aditif. “Terkadang antara oli A, B dan C berbeda semua, selain itu terkadang pula harga tidak menentukan oli tersebut berkualitas bagus. Ada yang mahal, ternyata yang murahpun lebih bagus. Itu karena penentuan aditifnya tepat. K-Link Engine Power adalah oil aditif yang bekerja untuk mentreatment mesin, sehingga mampu bekerja dengan baik meski dengan menggunakan oli apapun,” ujarnya, disela-sela perayaan Jamnas Forescom, Jumat (6/5).

Engine Power merupakan produk yang sangat mudah digunakan. cairan ini ditambahkan ke dalam oli mesin. Biasanya, menurut Jabar, 1 liter oli dicampur 10 ml cairan Engine Power, jika kapasitas oli pada mobil sebanyak 3 liter, maka cairan yang dicampur lebih kurang 30 ml atau 1 botol.

“Proses kinerja cairan tersebut membuat tarikan mesin lebih ringan, suara mesin lebih halus, efisiensi bahan bakar bisa terjadi, kenapa? Mesin ke bahan bakar apa ada hubungannya, biasa bahan bakar masuk ke fuel saver. Sementara Engine Power masuknya ke mesin. Pada saat mesin tersebut mengalami proses pembersihan, maka pembakaran akan menjadi sempurna, dan otomatis kendaraan tidak memerlukan bahan bakar lebih banyak,” imbuhnya.

K-Link Engine Power1Seperti pada Ford Ecosport ini, kata dia, dengan Engine Power konsumen bisa menghemat 1/13 hingga 1/16 bahkan ada yang mencapai 1/17 dan itu jarang sekali terjadi pada mobil tersebut. “Kemudian olinya juga akan lebih panjang penggunaannya. Biasanya diganti 5 bulan sekali, tapi dengan engine power ini bisa sampai 6-7 bulan,” tegasnya.

Tiga unsur mekanisme kerja utama K-Link Engine Power diantaranya adalah membersihkan, meningkatkan Power, serta melindungi dan mengharmonisasi kinerja mesin. K-link Engine Power juga cocok digunakan untuk semua jenis oli mesin, bensin maupun diesel, transmisi manual maupun matik

Engine Power berbahan dasar dari alam, meski ada beberapa bahan dari additive yaitu JDPP dan PTFE yang mampu melapisi seperti teflon, serta ada satu  penemuan lagi yang dicantumkan oleh pabrikan. “Karena ini merupakan penemuan, maka pabrikan tidak menyebutkan bahan tersebut. Bahkan di luar negeri juga belum ada, hanya ada di Indonesia,” yakin Abdul.

Menurut Abdul, Produk ini sudah ada dipasaran sebelum masuk ke K-Link sejak tahun 2000 lalu. Tapi karena pihak pabrikan melihat K-Link memiliki jaringan market yang cukup luas, sehingga K-Link memiliki hak paten untuk menjual produk ini.

Bagi member K-Link, produk ini dijual dengan harga Rp 120.000. Jika di luar member atau ke konsumen harganya dijual Rp. 144.000. “Produk ini juga bisa didapatkan di stokiest K-Link dimanapun di Indonesia, mulai dari Aceh hingga Papua. Jadi disarankan bagi yang ingin membeli dengan harga yang relative maka dapat bergabung menjadi member K-Link,” ujar Abdul Jabar.  (Alan)

LEAVE A REPLY