BAGIKAN

Stimulasi Peningkatan Penjualan Otomotif Nasional dan Ajang Pesta Harga Akhir Tahun

Jakarta, 07 Oktober 2015 – Pertumbuhan ekonomi nasional yang sedang melambat serta lemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dolar Amerika berimbas pada hampir semua sektor industri, salah satunya sektor otomotif. Penjualan kendaraan bermotor khususnya mobil mengalami penurunan sepanjang tahun 2015, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) mencatat angka penurunan penjualan mencapai 20 persen hingga akhir semester satu 2015 dibandingkan semester yang sama 2014. Meski terjadi pelambatan penjualan mobil, GAIKINDO masih optimis angka penjualan pada tahun 2015 dapat mencapai kisaran 1 juta hingga akhir tahun.

Ditengah upaya seluruh sektor industri untuk bertahan, berlangsungnya pameran otomotif yang diselenggarakan GAIKINDO pada Agustus lalu menghembuskan angin segar, walaupun transaksi bukanlah target dari pameran tersebut, sepanjang penyelenggaraan GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2015, tercatat para Agen Pemegang Merek (APM) berhasil mencatat penjualan lebih dari 19 ribu unit kendaraan denngan nilai lebih dari 5,7 triliun Rupiah. Diluar ekspektasi, pencapaian tersebut bahkan melebihi pencatatan di pameran otomotif 2014, ditengah kelesuan pasar, kehadiran pameran tentu menjadi booster bagi para pelaku industri otomotif.

Ingin kembali mendorong semangat industri otomotif Indonesia dalam rangka mencapai target penjualan mobil hingga 1 juta, ajang pameran otomotif akan kembali hadir di akhir tahun 2015 ini, Jakarta Auto Show (JAS) 2015, pada digelar 28 Oktober – 1 November 2015 di Jakarta Convention Center (JCC). Di dukung oleh 20 merek kendaraan dari APM di Indonesia, serta lebih dari 20 industri pendukung otomotif, JAS 2015 akan menggunakan lebih dari 7.500 m2 dari area JCC.

Pesta Harga Akhir Tahun

Kurang dari satu bulan menuju penyelenggaraan JAS 2015, 20 merek kendaraan penumpang dan kendaraan komersial dari APM dipastikan akan hadir dengan produk-produk terbaru mereka, bukan hanya itu hampir seluruhnya juga akan menghadrikan berbagai penawaran menarik untuk konsumen Indonesia yang ingin membeli kendaraan impiannya di akhir tahun ini.

Layaknya pameran otomotif, selain menyajikan beragam produk mobil terbaru JAS 2015 juga menggelar program-program yang mendukung, seperti test drive, dimana dengan mengkuti program test drive para konsumen akan dapat langsung memastikan ketangguhan dan kenyamanan kendaraan yang mereka incar. Bukan hanya program test drive, JAS 2015 juga akan menghadirkan program acara yang memacu adrenalin para pengunjung, 4×4 Challenge diyakini akan menjadi magnet pengunjung di JAS 2015.

Andy Wismarsyah, Presiden Direktur Seven Events menjelaskan konsep dan tujuan diselenggarakannya JAS 2015, “JAS 2015 dikonsepkan sebagai ajang yang akan membantu mendorong angka pencapaian industri otomotif diakhir tahun ini. Pada JAS 2015, kami berharap para APM dapat meluncurkan berbagai program akhir tahun mereka dan dapat langsung menyentuh para konsumen,” ujarnya, ia berharap pameran otomotif diakhir tahun 2015 ini dapat terus menggairahkan sektor otomotif Indonesia.

JAS 2015 akan hadir selama lima hari dengan harga tiket masuk Rp 15.000 per orang untuk Rabu sampai Jumat, sedangkan pada hari Sabtu dan Minggu, JAS menerapkan tiket masuk seharga Rp 20.000 per orang. Pada saat yang bersamaan, akan berlangsungnya juga pameran Teknologi Informasi dan komunikasi (TIK) terbesar di Indonesia, Indocomtech 2015 yang akan menghadirkan ratusan merek produk TIK dengan ragam teknologi terkininya. Dengan dua industri yang akan hadir bersamaan di JCC, jantung kota Jakarta akan menjadi magnet masyarakat Jakarta dan sekitarnya untuk hadir dan menyaksikan pameran diakhir tahun ini.

LEAVE A REPLY