BAGIKAN
It’s Called Hachi

Modifikasiplus.com – Sejak diperkenalkan kepada khalayak ramai di tanah air, sosok Toyota FT 86 cukup banyak mengundang decak kagum terutama para pecinta otomotif. Sesuai dengan julukan FT 86 yaitu Hachiroku, It’s Called Hachi. Tampilannya yang sporty, dan dilengkapi dengan mesin boxer berkapasitas 2.000 cc, cukup menjadi incaran para pecinta modi­fikasi. Terlebih lagi spare parts modifikasi yang cukup mudah didapatkan, membuat siapapun pemiliknya tergoda untuk melakukan pembenahan.

Tak terkecuali yang dilakukan Raka Putra Herza, mahasiswa dari salah satu perguruan tinggi di Melbourne Australia ini. Gubahan berawal dengan menginstalasi sektor audio yang sangat dibutuhkannya dalam menghadapi kemacetan di jalan raya. “Sektor audio aku benahi sebelum berangkat ke Melbourne, karena audio standar FT 86 kurang greget dan terasa membosankan saat menempuh kemacetan di jalan raya,” ungkap Raka yang mendapat­kan hadiah Toyota FT 86 dari ayahnya saat merayakan ulang tahunnya yang lalu.

Head unit standar FT 86 dirasakan Raka kurang mumpuni untuk mendengarkan suara yang menggelegar. Oleh sebab itu, head unit Pioneer menjadi pilihan tepat yang disambungkan dengan subwoofer 12” sebagai cerobong suaranya. Serta power ampilifier untuk menjaga kesta­bilan suara agar tetap stabil. Dan untuk menempatkan beberapa perangkat audio ini, Raka sadar, ruang bagasi FT 86 akan terasa sesak bila piranti audio ini dijejali di dalam bagasi.

Sebagai solusinya, Raka mengorbankan jok belakang tunggangannya dicopot untuk membenamkan perangkat audio tersebut dengan merancang boks custom yang terbuat dari papan MDF yang diberi lapisan kulit MB Tech. “Waktu instalasi audio selesai, mobil aku tinggal kuliah di Melbourne, jadi gubahan selanjutnya, setelah aku liburan kembali ke Jakarta,” urai Raka.

Gubahan selanjutnya dengan mengo­prek sektor mesin, yang wajib dijabaninya guna mendongkrak performa tunggangan. Dengan mendapat informasi dari teman-temannya di Jakarta, Raka membenamkan supercharger HKS Versi II atau yang terbaru yang baru dikhususkan untuk mobil FT 86 dan Subaru BRZ. Supercharger ini didapatkannya lang­sung dari Bram sebagai distributor resmi Supercharger HKS Versi II yang baru diluncurkan pertengahan tahun ini.

Tak sampai disitu saja, setelah meng­ganti air filter dan juga header, Raka mensetting ulang atau re-mapping dengan pro­gram Ecutek yang diker­jakan sendiri oleh Ferrynan­do bersama dengan Bram. “Knalpot stan­dar juga aku pensiunkan dan diganti dengan custom agar terlihat lebih gahar,” tukas pria yang senang berolahraga tersebut. Dan walapun belum melakukan dyno test, Raka sudah dapat melihat hasil tenaganya setelah di re mapping, yaitu naik sebesar 24,7 hp dari standar FT 86 yang hanya sebesar 120 hp.

Perubahan beralih ke sektor kaki-kaki yang diakuinya juga harus dibenahi meng­ingat konstruksi FT86 layaknya sebuah mo­bil balap. Tentunya sistem suspensi cukup akrab dalam melahap aspal panas di jalan raya, karena itu sang empu wajib mem­perkuat sistem suspensi yang tersimpan di kolong fender.

Demi menguatkan kesan gahar, Raka ingin membenamkan pelek yang benar-benar berbeda dan belum banyak yang me­makainya. Pilihannya jatuh pada rancangan Konig yang terpaksi harus inden dari Inggris selama 3 bulan yang memang dikhususkan untuk FT 86 yang diberi lapisan karet ran­cangan Toyo Proxes T1. Tak sampai disini saja, beragam komponen kaki-kaki juga tu­rut ditingkatkan agar kondisi mobil tetap stabil, Seperti pengaplikasian coilover dan swaybar, serta sistem pengereman diganti yang lebih mumpuni yaitu kanvas rem dan selang rem.

Untuk interior mobil, hanya diberikan sedikit sentuhan modifikasi mengingat suasana interior standar FT 86 sudah sangat sporty. Hanya saja, jok standar FT 86 dibalut dengan lapisan kulit MB Tech serta melapisi setir dengan carbon. “Biar terlihat seperti mobil balap, aku menam­bahkan rollbar empat titik rancangan Perrin dan juga biar ruang belakang, setelah dicopot joknya tidak terlihat kosong melompong,” ungkap pria yang hobi balap motor tersebut.

Usai pembenahan yang memakan waktu sekitar 5 bulan ini, Raka mengaku cukup puas, meskipun masih ada beberapa perubahan yang akan dilaku­kannya. Seperti ban yang akan diganti, dan juga penambahan piranti mesin lainnya, agar performa mesin dapat meningkat lagi dan juga dapat mem­perkental konsep street racing yang diusungnya.

Spesifikasi Detail

MOBIL

Toyota FT86 Tahun 2012

PEMILIK

Raka Putra Herza

EKSTERIOR

bodi kit Custom, stop lamp Tom, sticker, spion Carbon

INTERIOR

Jok lapisan MB Tech Setir Car­bon, Rollbar Perrin

KAKI – KAKI

pelek Konig R18, ban Toyo Proxes T1 245/40/18, Coilover BC, rotor Dixon, Selang rem good rich, kanvas rem Dixon, sway bar Cusco

AUDIO

head unit Pioneer 86, power amplifier Zapco, subwoofer JBL 12”

SPECIAL THANKS TO

Papa & Mama, Tony Chai, Fer­rynando dan Bram Ecutek

LEAVE A REPLY