BAGIKAN

Modifikasiplus.com, Jakarta – Kreasi yang tertuang pada mobil-mobil listrik ini merupakan inovasi yang dipersembahkan oleh anak-anak bangsa. Gagasan yang mereka aplikasikan ke dalam sebuah kendaraan tersebut, menjadi daya tarik tersendiri di ajang IIMS Electric Car Show 2016.

Para jenius muda ini, siap memberikan informasi seutuhnya kepada pengunjung. Tak terkecuali anak-anak muda calon teknokrat masa depan ini juga siap menerima pihak-pihak industri otomotif yang ingin memanfaatkan teknologi yang mereka kembangkan.

Mobil Listrik

Mengingat tren otomotif masa depan semakin bergerak ke produksi mobil hemat energi dan ramah lingkungan dan telah mulai diproduksi massal di beberapa negara maju. Indonesia pun melalui program Kementerian Perindustrian terus mendorong upaya mengurangi gas buang dari industri otomotifnya.

Jadi, jikalau dalam acara pembukaan IIMS pada Kamis (7/4) lalu Wapres RI H. Jusuf Kalla berpesan agar IIMS 2016 melahirkan inovasi baru, maka salah satu jawabannya adalah apa yang dipersembahkan anak-anak kampus ini dalam ajang IIMS Electric Car Show.

Mobil Listrik Blue Warrior

Seperti Arjuna buatan anak-anak Universitas Gajah Mada Yogyakarta, misalnya yang telah meraih 7 trofi di 7 ajang kompetisi berbeda. Selain itu adapula Kujang 193 buatan Universitas Pasundan Bandung yang merupakan generasi ketiga sejak kali pertama dibuat pada 2012 dan telah menyabet 10 penghargaan.

Menyusul kemudian Tarusbawa bikinan anak-anak ITENAS Bandung yang tampil unik dengan menggunakan roda sepeda agar lebih ringan dan lebih mudah bermanuver. Dan, dilengkapi oleh P-Elcar dari Politeknik Negeri Bandung (Polban), Blue Warrior dari Politeknik Negeri Jakarta, dan Kaliurang Unisi Generasi 2 persembahan Universitas Islam Indonesia (Unisi) Yogyakarta.

Semuanya tampil menawan dan futuristik. Namun, yang lebih menggoda perhatian adalah karya anak kampus Unisi. Bukan hanya karena tampilan mentereng, data teknis yang lengkap, dan dimensi yang lebih besar, tapi juga karena mengusung kombinasi teknologi elektrik dengan perangkat android.

Intinya, sistem operasional mobil listrik mereka bisa diatur dan dikontrol melalui perangkat handphone berbasis android. Satu hal yang terbilang terobosan bagus. (Alan)

LEAVE A REPLY