BAGIKAN

Modifikasiplus.com, Jakarta – Inovasi yang dipamerkan oleh salah satu Fakultas Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) di gelaran IIMS 2016 ini, adalah dengan memamerkan mobil bertenaga listrik berkecepatan 55 km/jam, mereka menamakan “Blue Warrior”.

Diantara kelima peserta dari berbagai Universitas yang berpartisipasi dalam unjuk kreasi tersebut, PNJ merasa optimis, lantaran mereka mengklaim, mobil listrik besutanya ini memiliki performa yang luar biasa di kecepatan.

Mobil Lisrik-Blue Warrior “Mobil ini sanggup melontarkan daya di 55km/jam pada transmisi 3 percepatan. Ini belum maksimal dan masih bisa naik lagi,” sebut Imam Akbar, anggota divisi body di PNJ. Imam menilai masih butuh riset lagi untuk kecepatan maksimum. “Karena kemarin baru kita test di kecepatan 55km/jam,” imbuhnya.

Jika ditinjau dari sektor luar, mobil elektrik ini mendapatkan sentuhan modifikasi dua part yaitu mobil dan motor yang dipadu sedemikian rupa. Tengok saja bagian bodi mulai dari depan hingga buritan yang diredesain dengan menggunakan fiber glass.

“Kita juga menyematkan sasis lama yang sudah didesain ulang dan digabungkan dengan part motor seperti transmisi, shock brecker dan gear box, keseluruhan roda sudah memakai disk brake. Kemudian untuk roll barnya juga kita desain dan disesuaikan dengan kontur bodi,” kata Imam.

Mobil Listrik-Blue Warrior1

Untuk sistem kelistrikannya menggunakan tenaga motor 2 kilowatt dengan controller yang didapat dari China. Sementara di sektor kabin, mulai dari jok, setir serta pedal nampak kreatif. Kursi kemudi dibuat lebih pendek serta nyaman dikendarai. Berbalut bahan sintetik standar, jok ini sudah dilengkapi dengan seat belt dari Takata.

Pengerjaannya sendiri melibatkan 20 personil yang dibagi beberapa divisi, yaitu divisi body, divisi sasis, divisi pengereman, divisi batterai serta divisi controller. “Masing-masing divisi terdapat 4 orang yang bertanggung jawab dalam membangun mobil ini. “Mulai tahap awal hingga, kita targetkan selesai dalam waktu hampir 1 bulan,” kata Imam. Di event ini, lanjutnya, PNJ ingin membuktikan bahwa kampus mereka tak ingin kalah dengan lainnya.

“Sebenarnya, yang membedakan mobil ini dengan mobil elektrik lainnya ialah di sektor kecepatan yang sanggup menembus 55 km/jam di transmisi 3 percepatan. Dan ini belum maksimal, mobil ini masih sanggup berlari lagi jika menggunakan transmisi 4 percepatan,” tuntasnya. (Alan)

LEAVE A REPLY