BAGIKAN

Modifikasiplus.com, Jakarta – Perkembangan kelas menengah dan perluasan basis ekonomi disebut sebagai dua kekuatan pendorong dibalik perkiraan ekspansi industri otomotif Indonesia yang cepat. Aspek pendukung lainnya ialah tingkat kepemilikan industri otomotif di Indonesia lebih rendah jika dibandingkan dengan negara tetangganya. Di Indonesia, tingkat penetrasi industri otomotif sekitar 80 kendaraan per 1.000 orang, dan itu jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan di Malaysia yang penetrasinya 330 per 1.000 orang. Dengan populasi 240 juta orang dan pendapatan per kapita yang meningkat, Indonesia berpotensi menjadi pasar bagi para produsen dan importir otomotif.

Industri otomotif dan karoseri merupakan salah satu industri yang prospektif untuk dikembangkan di dalam negeri untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan pasar nasional dengan dukungan internasional. Tidak hanya perkembangan pasar dalam negeri yang mengalami pertumbuhan positif, namun juga kegiatan ekspor produk otomotif & karoseri termasuk komponennya, mengalami pertumbuhan yang signifikan. Perkembangan ini sejalan dengan membaiknya indikator makro ekonomi Indonesia, pertumbuhan ekonomi Indonesia yang stabil, peningkatan investasi sektor otomotif serta pemberlakukan regulasi otomotif yang mendukung pertumbuhan pasar.

Indonesia, dengan peranannya di ASEAN Economic Community (AEC) sebagai salah satu negara yang dapat mendukung pertumbuhan basis produksi internasional. Pada sisi investasi, kondisi ini dapat menciptakan iklim yang mendukung masuknya Foreign Direct Investment (FDI) yang dapat menstimulus pertumbuhan ekonomi melalui perkembangan Industri otomotif dan karoseri.

Untuk memaksimalkan perkembangan industri otomotif dan karoseri dalam negeri, dibutuhkan ruang otomotif yang masif, salah satunya adalah menggelar pameran otomotif dan karoseri berskala internasional yaitu “The 8th International Trade Exhibition for Auto Parts, Accessories and Vehicle Equip (INAPA) dan The 7th Indonesia International Bus, Truck & Component (IIBT)”, yang akan diselenggarakan pada tanggal 29 Maret – 1 April 2016 di JIExpo Kemayoran Jakarta.

INAPA 2016 merupakan pameran komponen otomotif dan satu-satunya pameran otomotif dan karoseri terbesar di Asia Tenggara, akan diikuti oleh 1.100 perusahaan yang mewakili 25 negara dan menempati 8 hall dengan luas area 25.000 sqm, dengan 35.000 pengunjung profesional lebih dari 35 negara.

Hal ini sejalan dengan tema pameran tahun ini “Peranan Pameran INAPA 2016 dan IIBT 2016 dalam mendorong pertumbuhan industri karoseri dan komponen otomotif nasional” yang akan berfokus pada pengembangan industri karoseri bus yang kelak digunakan di kota-kota besar sebagai angkutan umum modern.

IIBT sendiri merupakan pameran yang berskala internasional yang berfokus pada bus, truk, kendaraan niaga dan komponen pendukungnya. IIBT 2016 mendapat dukungan penuh dari beberapa asosiasi, selain ASKARINDO dan CPTA, turut pula ASPINDO (Asosiasi Jasa Pertambangan Indonesia), HINABI (Asosiasi Industri Alat Besar Indonesia) dan juga PAABI (Asosiasi Agen Tunggul Alat Berat Indonesia).

Selain itu, dipamerkan pula TYRE & RUBBER INDONESIA 2016 pun ikut meramaikan pameran otomotif berskala internasional tahun ini. Pameran ini merupakan pameran ban dan industri karet. Pemerintah dan sejumlah Negara produsen karet yang tergabung dalam International Tripartite Rubber Council (ITRC) yakni Indonesia, Malaysia and Thailand berkomitmen menyerap produksi karet dalam negeri sebesar 10% dari total pasokan. ITRC juga mengajak pemerintah Kamboja, Laos, Myanmar dan Vietnam untuk bersama-sama mencari jalan keluar dalam mendongkrak harga karet.

Semakin pesatnya industri otomotif di ASIA, sudah pasti didukung oleh sub assembly dan assembly. Dalam kondisi ini, industri otomotif membutuhkan industri fastener sebagai penunjang. Pasalnya, kebutuhan fastener dalam satu produk otomotif bisa mencapai 10-15% dari komponen jadinya sendiri, Maka dari itu pameran INAFASTENER 2016 berperan dalam memenuhi kebutuhan para produsen dan industri otomotif nasional dan internasional.

Antithesa dari pameran INAPA 2016, ternyata mendorong banyak kalangan elit otomotif yang menawarkan diri untuk bergabung. Korporasi-korporasi otomotif nasional jauh lebih mudah untuk mengembangkan industrinya secara masif dengan menciptakan kerjasama antar korporasi industri Internasional se-Asia Tenggara untuk melakukan ekspansi wilayah korporatnya di seluruh Asia, Khususnya Indonesia sebagai leading nation.

INAPA 2016

LEAVE A REPLY