BAGIKAN
Ground Zero

Modifikasiplus.com – Medio Oktober lalu, hampir seluruh seluruh media nasional beramai-ramai melakukan bullying kepada salah satu kota di Jawa Barat. Hangat tersiar bagaimana ‘kejamnya’ kota Bekasi yang penuh sesak dengan ribuan manusia. Kemacetan, cuaca yang tidak bersahabat hingga faktor kebersihan disinggung oleh mereka-mereka yang bebas menilai. Tapi salah satu sahabat saya ini ternyata lebih wise menyikapi kotanya, Derry Wahyu Perdana memilih bersikap kreatif daripada ikut-ikutan nge-bully. Enggak perlu pikir panjang dan merepotkan, sudut jalan menuju rumahnya yang hancur diakalinya dengan sesuatu yang evolusioner tanpa harus mengebiri kehobiannya di bidang otomotif sebagai modifikator mobil.

Sejak awal Derry memang berkiblat pada Stance sebagai aliran modifikasinya. Prihal jalan hancur itu hanya menjadi penyebab Derry aplikasi air suspension untuk menjaga bodykit tetap aman saat melewati jalan rusak. Namun saat akan show off, Ground Zero atau titik kandas suspensi udara disetel 0 Psi, memaksakan bodi Vios nyaris menempel dengan aspal. Bahkan velg CCW three piece berwarna silver itu menempel dengan lingkar fender yang mengakibatkan sedan empat pintu ini begitu akrab dengan bumi. Dan yang penting enggak perlu roll fender, karena CCW LM5T dengan ukuran 18 inci dengan lebar 9,5 depan dan 10,5 belakang membuat ban Accelera 215/35R18 dan Yokohama 225/35R18 begitu sepaham dan mampu menelan ban dengan maksimal.

Derry mengungkapkan tidak ada kesulitan saat mengaplikasi air suspension buatan Universal Air produk asal USA itu. Namun beberapa langkah modifikasi yang harus dilakoninya membuat sedan agar semua modifikasi menjadi lebih sempurna. “Untuk masang Universal Air 4 titik enggak ada kesulitan, semua tinggal pasang saja dan butuh waktu satu minggu saja,” ucap wiraswasta muda ini. Sokbreaker depan dan per bagian belakang tinggal dipindahkan saja. Tidak memerlukan langkah custom sehingga saat kandas ban tetap masuk kedalam fender dengan sempurna. Agar terlihat beda, tabung kompresor tidak disembunyikan. Tabung berwarna abu-abu itu digantung di pelat dek kabin sisi belakang dan begitupun dengan kompresornya.

Sebelum pemasangan air sus itu, Derry sudah terlebih dulu membentuk bodi. Modifikasi body kit Derry menyerahkan langsung kepada bengkel Platinum. Konsepnya enggak mau terlalu ribet namun harus terlihat lebih sporty. Cukup menambahkan bilah kit add on bernaterial pelat dan menggantung di bodi asli, itupun cukup menaikkan tampilan si Vios generasi ketiga ini lebih sporty. Dan jurus selanjutnya, pemelihan warna dipilih sendiri oleh cowok 25 tahun ini untuk membuat outstanding color yang keren. Cat candy red bermerek De Beer itu tidak mengguyur semua bagian panel body. Aksen three tone yang ada di apron terlihat begitu serasi. Bumper Vios trapezium itu tetap dipertahankan dengan hitam serta garnis dengan aksen silfer diikuti oleh custom kit add onnya. Itu diteruskan hingga bumper belakang dengan warna senada. Uniknya, emblem Scion terpatri di pintu bagasi dan grille facia sebagai identitas barunya tidak melunturkan keseluruhan ubahan eksterior yang begitu atraktif.

Meraksek ke dalam kabin, cowok berbagan subur ini tidak menurunkan itensitas kreasinya. Warna beige MBTech Carrera dalam kabin diselaraskan dengan pemilihan jok penumpang pada sisi depan dengan sedikit berbau old school. Yups, seat semi bucket Recaro Mobility mempunyai komposisi warna yang kalem. Warna tanah kombinas hitam, coklat dan krem senada dengan dashboard yang memiliki corak yang persis sama. Dan yang lebih ekstrem bagimana Derry rela merobek atap kabin untuk menempatkan sun roof Webasto Hollandia berukuran besar. Tentu saja, penghobi futsal ini juga enggak mau egois untuk menimati bintang tengah malam bersama pasangannya disebelahnya, penumpang belakang juga diberikan porsi yang sama.

Agar suasana enggak garing, Derry juga mengoptimalisasi system audio yang memang lebih segmented. Hampir keseluruhan Alpine menjadi bagian perangkat audio miliknya. Head unit Alpine Analog 5903s asli berikut speaker Alpine dan juga power amplifier Alpine yang dipilih Derry untuk mengeluarkan suara Sound Quality. “Audio sendiri saya lebih ke arah SQ, dan saya menggunakan Alpine yang mempunyai karakter suara yang bagus. Disamping itu saya pilih perangkatnya yang discontinue supaya enggak ada yang nyamain,” imbuh Derry yang sering mendengarkan aliran music acoustic yang dirasa paling harmonis saat berada didalam tunggangannya.

Spesifikasi

Mobil

All New Toyota Vios 2013

Pemilik

Derry wahyu Perdana

MESIN

OEM All New Toyota Vios

EKSTERIOR

Custom wide body by Platinum, custom front lips bumper, custom side skirt, custom rear diffuser, custom duck tail spoiler, double sun roof Webasto Hollandia size L, tail muffler Remus carbon, paint candy red by de beer

INTERIOR

Bucket seat Recaro Mobility 2 pcs, back seat MBTech Carrera

KAKI – KAKI

Velg CCW LM5T 18×9,5 + 10,5 inci made in USA, ban Accelera 215/35R18 + Yokohama 225/35R18, Air Suspension Universal Air 4 titik + remote Air Suspension wireless

AUDIO

Head unit Alpine Analog 5903s Japan, front speaker Alpine dddrive 2way, back speaker Alpine dddrive 2way, sub. Alpine dddrive 12 inci, cap bank Helix, Panasonic Strada CN-HDS60D harddisk, Panasonic Strada TV Monitor, power 2 channel Alpine 3539, power 2 channel Alpine 3541, Alpine V12 power

SPECIALS THANKS TO

Orang tua, istri dan anak, dan special buat teman-teman komplek yang sudah banyak Support

LEAVE A REPLY