BAGIKAN

Modifikasiplus.com, Jakarta – Pasca debut perdananya di Indonesia di bulan Mei 2014 lalu, Ford Ecosport telah menjadi salah satu bagian dari pecinta SUV untuk membentuk sebuah wadah anyar, Ford Ecosport Community (Forescom). Cikal-bakal berdirinya komunitas ini sendiri, berawal dari saling sharing yang dilakukan beberapa pengguna Ecosport melalui kaskus dan jejaring sosial lainnya.

Gagasan pemersatu ini kemudian menciptakan suatu visi dan misi yang sama, yakni menjadikan Forescom sebagai satu-satunya wadah pemersatu Ecosport Owner di Indonesia. “Bermula dari sharing mengenai part-part serta beragam fitur dan teknologi yang tersemat pada Ecosport, kemudian tercetuslah ide untuk mempersatukannya lewat Rudy, Lukman, Delit, Deva serta Lina. Setelah berjalan selama setahun lebih, mereka tetap menjaga klub ini hingga sekarang,” buka Dudi Darmadi, Ketua Umum terpilih Forescom.

Nama Ford Ecosport Community (Forescom), lanjut Dudi, tercetus pada 21 September 2014. Sepanjang debutnya, gaung Forescom sudah santer hingga ke FMI. “Tepat di hari jadinya yang pertama pada September 2015 lalu, kita sudah merayakannya di Ancol Beach. Hingga kini, jumlah anggota yang sudah terdaftar menjadi 247 member yang tersebar di seluruh Indonesia,” imbuhnya.

Beberapa kota yang menjadi chapter di komunitas ini diantaranya ialah Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Surabaya, Kalimantan dan Samarinda. Namun, Dudi menilai dari beberapa chapter tadi, kesemuanya belum berjalan dengan resmi. “Sepanjang usianya, saya lihat Forescom belum terkoordinir dengan baik. Mulai dari pengesahan nama klub, pembentukan AD/ART, dan struktur organisasinya. Oleh karena itu, dengan dibentuknya pengurus baru kita berinisiatif untuk segera melegalkan nama Forescom, menyusun AD/ART serta merangkul kembali para member yang belum bergabung,” ungkap sang Ketum.

Meski diakui Dudi, sejak berdirinya Forescom seluruh program yang digelar berjalan dengan lancar, baik sesama forum, touring, coaching clinic, maupun beberapa program lainnya yang digelar oleh FMI serta bengkel-bengkel resmi (Beres) Ford. Namun, klub ini belum berdiri secara sah. Oleh karena itu, FMI meminta agar segera membentuk AD/ART, membuat rekening khusus serta pelegalan nama Forescom. Beberapa hal inilah, yang kemudian memaksa mereka menggelar voting untuk mendaulat punggawa anyar di kubu Forescom.

Dari beberapa nama yang tercantum di jejaring sosial, Dudi Darmadi dan Edy Sembiring menjadi kandidat balon (bakal calon) Ketum Forescom. Kemudian, mereka divote oleh beberapa member lainnya dan akhirnya Dudi terpilih untuk menjabat sebagai Ketua Umum periode 2015-2017. “Terimakasih kepada para anggota yang telah mempercayakan saya untuk melanjutkan perjuangan para pengurus lama di Forescom. Saya mohon kepada beberapa pengurus lama, untuk dapat menentukan waktu serah-terima jabatan (sertijab)nya. Serta turut serta dalam membentuk struktur organisasi Forescom,” papar Dudi.

Menyikapi adanya komunitas Ecosport di luar Forescom, Dudi menilai bahwa mereka terbentuk dari beberapa Sales lokal yang tujuannya hanya untuk mempersatukan saja. “Memang ada pula komunitas lain di luar Forescom yang banyak dijumpai. Tapi perlu diketahui jika memang ditemui klub/komunitas Ecosport di luar Forescom, maka mereka terbentuk dari beberapa Sales lokal tujuannya hanya untuk menggabungkan saja,” kata Dudi.

Oleh karenanya, Dudi berencana untuk mempersatukan mereka agar bergabung ke Forescom.”Rencananya, setelah dilakukan sertijab serta menyusun kepengurusan baru, kita akan ada road show, tujuannya untuk menyatukan mereka ke Forescom,” imbuhnya.

Pria yang tergabung di Forescom pada bulan Juli 2015 ini mengakui, sejak tercatat selaku anggota di komunitas banyak manfaat yang didapat. Salah satunya mengenai penambahan fitur pada Ecosport yang tidak dipasarkan di Indonesia yaitu Cruise Control. “Dengan bergabung di komunitas ini, kita dapat merasakan performa dari fitur tersebut. Jika ada mobilnya yang ingin dipasang fitur ini, maka anggota kami yang ahli bisa memasangnya,” tandasnya.

Persyaratan untuk gabung di Forescom ini cukup mudah, selain memiliki kendaraan Ecosport (tipe apapun), mereka diwajibkan membayar biaya registrasi sebesar Rp250.000, serta turut serta dalam kegiatan yang diadakan. “Dengan biaya registrasi itu, para member akan mendapatkan T-Shirt, Starter Kit, serta stiker member,” imbuhnya. Bagi para pengguna Ecosport yang berminat gabung, harus mengisi formulir yang bisa didownload melalui 4share Forescom. Scan atau foto KTP dan SIM yang masih berlaku Kemudian formulir tersebut dikirim melalui email ke forescom.indonesia@gmail.com.

Berbagai kegiatan mulai dari turing, baksos serta rolling thunder kerap dilakukan para pecinta Ecosport. Seperti kegiatan Jambore yang akan digelar pada tanggal 4-7 Mei 2016 nanti, Forescom akan bertandang ke wilayah Jawa Tengah. “Ya, bulan depan nanti kami akan menggelar jambore dengan menyisir tanah Jawa dengan Ford Ecosport. Kami berharap semoga perjalanan nanti menjadi sebuah cerita yang mengasyikan,” kata Danny Kusuma, Humas Forescom. (Alan)

 

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY