BAGIKAN

Ferrari Jakarta pastikan kembali mengikuti ajang Ferrari Asia Pacific Challenge dengan mengirim dua pembalap, yaitu David Tjiptobiantoro dan Renaldi Hutasoit yang telah diikutinya sejak lima tahun lalu. Tetapi, bukan keikutsertaan Indonesia dalam ajang ini yang special, pasalnya untuk pertama kalinya Indonesia mendapat kehormatan untuk menggelar salah satu seri di Sirkuit Sentul.

“Sebuah kehormatan Indonesia bisa menggelar balapan bertaraf internasional seperti Ferrari Asia Pacific Challenge 2015,” ungkap Arie Christopher, CEO PT. Citra Langgeng Otomotif, Official Ferrari Distributor Indonesia di Jakarta, Jumat (06/03).
Kejuaraan Ferrari Challenge akan digelar di empat negara yaitu Malaysia, Jepang, Cina dan Indonesia, dengan Sepang sebagai pembuka kejuaraan pada 14 dan 15 Maret 2015. Sedangkan Sentul kebagian di seri lima pada 30 Juli sampai 2 Agustus 2015 mendatang.

Semenjak digelar tahun 1993, Ferrari Challenge telah menjadi gelaran ‘one make race’ pertama dan tertua di dunia. Tercatat sebanyak 1.600 unit dari enam model telah mengikuti kegiatan ini dengan melibatkan 2.400 pembalap dari 48 negara.

Menurut David yang tahun lalu berpartisipasi di kelas Coppa Shell 458 Challenge, di tahun ini akan bersaing dengan pembalap Asia Pasifik lainnya di kelas yang lebih bergengsi yaitu Trofeo Pirelli. “Keberhasilan saya ini, berkat dukungan dari segala pihak terutama pihak sponsor. Dan dengan merasakan sensasi membalap di dunia dengan performa terbaik, membuat saya yakin bila Ferrari memang memiliki DNA Racing,” imbuh David.

Sedangkan Reinaldi yang sebelumnya pernah meraih 2 gelar juara dari Ferrari Challenge di tahun 2011 (Trofeo Pirelli Ferrari 458 Challenge Asia Pasific Sepang) juga akan beradu cepat dengan pembalap lain asal Singapura, Taiwan, Jepang, China, Hongkong, Australia, Malaysia dan Korea Selatan di kelas Trofeo Pirelli. Dan di Ferrari Challenge 2015 nanti, Reinaldi dan David menargetkan diri untuk tampil di podium di setiap serinya.

Adapun pemilihan SIrkuit Sentul yang dipercayakan menggelar Seri Kelima bukanlah suatu kebetulan, pasalnya Indonesia dipandang sebagai negara dengan potensi pasar yang besar bagi Ferrari. Tak hanya itu saja, dengan lintasan sepanjang 4,2 km dan memiliki 12 tikungan dinilai memberikan tantangan tersendiri bagi para pembalap yang awalnya memang didesain untuk ajang Formula One (F1).    (IBD)

LEAVE A REPLY