BAGIKAN
Fratalenza

Modifikasiplus.com, Tangerang – Rangka mempererat tali persaudaraan antar anggota, Fratalenza Auto Club (FAC) berencana untuk menggelar sebuah kontes modifikasi lokal yang akan diselenggarakan pada 30 April 2016 mendatang. Kabarnya, event tersebut dilaksanakan untuk menyambut perayaan Ulang Tahun FAC yang ke-2th.

Seperti kontes modifikasi pada umumnya, beragam hiburan serta games juga akan dipersembahkan sebagai pelengkap acara seperti Dj Perform, sexy dancer, car limbo dan masih banyak lagi.

Dhavi, Ketua klub Fratalenza menjelaskan kontes modifikasi ini bertujuan untuk menambah wawasan serta eksistensi Fratalenza di dunia otomotif. “Saat ini kita baru menyusun 20 kategori yang akan diperlombakan. Sementara untuk biaya registrasinya, kita patok sebesar Rp.250.000/mobil. Bagi para kontestan, akan memperebutkan piala The King of Fratalenza +sertifikat, serta uang tunai sebesar Rp 2 juta,” urainya.

Dia juga mengatakan, perhelatan yang diusung di akhir April adalah momentum yang tepat. Sebab, jika dilakukan di awal atau pertengahan akan terbentur dengan jadwal Ujian Nasional (UN). “Oleh sebab itu, diakhir April, adalah waktu yang tepat untuk menggelar acara tersebut. Kontes ini juga sekaligus sebagai refreshing, usai terkurasnya konsentrasi pada ujian,” kata Dhavi.

Sebagai informasi, Fratalenza Auto Club (FAC) dideklarasikan pada 11 April 2014. Klub ini diprakarsai oleh empat orang pengagas yang gencar menyuarakan persaudaraan dalam satu wadah. Mereka ialah Yudhistira, Elvan Agustian, Dhavi dan Maul. “Sayangnya, kini Maul sudah tak lagi di Frataleza, dia sudah tergabung di klub lain,” kata Dhavi.

Di awal berdirinya, Fratalenza hanya memiliki 8 anggota, kemudian sempat pecah dan membentuk komunitas baru. Meski demikian Fratalenza tetap bertahan dan kini telah berhasil kembali merangkul 20 anggota, yang tetap setia hingga sekarang.

Kesemua anggota, rata-rata berusia di bawah 20 tahun, lantaran semuanya masih berstatus pelajar. “Mayoritas dari klub ini ialah pelajar. Mereka ialah gabungan dari para pelajar SLTA Ipentek 1, SMAN 10, serta Islamic Village,” sebutnya.

Patut diakui memang, lanjutnya, bahwa dengan status demikian, tentu mereka masih labil dan mudah berubah-ubah. Namun Dhavi menyarankan, agar mereka bisa menyempatkan waktunya untuk dapat berkumpul sesuai jadwal yang telah ditetapkan. “Fungsinya agar mereka bisa saling sharing dan saling bertukar pendapat, baik mengenai dunia otomotif maupun sosial,” lanjut Dhavi.

Nama Fratalenza sendiri dicomot dari bahasa Italia yang artinya kebersamaan. Oleh sebab itu, klub ini lebih memprioritaskan kekompakkan serta kekeluargaan. Dhavi juga tidak mambatasi klubnya dengan jenis atau tipe mobil. Apapun merek dan warnanya boleh bergabung, asalkan memiliki jiwa solidaritas, jiwa sosial serta bersahabat. “Kalau menyoal mobil kan bisa dibenahi lewat sharing,” tuntasnya. (Alan)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY