BAGIKAN

Maranello, (MP) – Area pabrik kuda jingkrak, Ferrari di Maranello terdapat pemandangan tidak biasa. Sebuah tenda besar yang mampu menampung dua ribu pekerja ahli Ferrari berkumpul untuk menghadiri acara perpisaahan Luca di Montezemolo, Chairman Ferrari. Diawali dengan dibukanya pidato singkat dari Vice-Chairman Piero Ferrari dan CEO Amedeo Felisa, video dokumentasi kesuksesan besar Montezemolo bersama Ferrari selamat 23 tahun dengan diiringi lantunan music dari Gino Paoli dengan judul Una lunga storia d’amore atau Sebuah kisah cinta yang abadi saat Mr. Montezemolo menyampaikan pidatonya.

Siang itu (8/10), menjadi hari bersejarah bagi Luca di Montezemolo dan ribuan Devisi GT Ferrari. Di akhir kiprahnya, Mr. Montezemolo mengucapkan pidato terakhirnya dengan keharuan dari para karyawannya, “Ini tidak mudah…” itulah kalimat dan ungkapaan yang mengawali pidato perpisahan Luca di Montezemolo yang diselingi dengan tepuk tangan penuh keanthusiasan dari Devisi GT Ferrari yang hadir.

Dalam pidatonya juga, sang Chairman menekankan pentingnya seluruh pekerja di Maranello dengan kesuksesan Ferarri, “Kalian adalah kekuatan di belakang Ferrari, perusahaan terindah di dunia. Kalian adalah para arsitek yang sebenarnya atas kemenangan-kemenangannya. Kalian adalah Ferrari.” Ia mengingat kembali kemenangan-kemenangan di Formula 1, di mana Ferrari bertahan sebagai tim paling sukses yang pernah ada, serta keberhasilan mobil-mobil GT Prancing Horse di seluruh dunia.

Mr. Montezemolo juga menyampaikan kepada para pekerja tersebut bahwa beliau “bangga telah menjalani tahun-tahun yang mengagumkan ini bersama kalian.” Beliau menegaskan bahwa beliau yakin akan “masa depan Ferrari, yang membangun bukan mobil tapi mimpi, akan tetap cerah karena kalian semua ada di sini.” Pria yang menjadi seksesor lahirnya beberapa super car Ferrari di seluruh dunia ini juga menyampaikan keprihatinannya dengan kondisi Michael Schumacher dan Jules Bianchi pasca kecelakaan yang menimpa masing-masing pembalap Formula One itu yang harus berjuang untuk bertahan hidup.

Setelah pidato Mr. Montezemolo, beberapa perwakilan dari karyawan pabrik bergabung bersamanya di panggung untuk dekapan simbolis. Saat beliau meninggalkan tempat, sang Chairman dikelilingi oleh para penggemarnya yang ingin menjabat tangannya, mengambil foto bersamanya dan secara umum menyampaikan kasih sayang dan rasa hormat mereka terhadap “kisah cinta abadi” ini. Addio Ferrari. (OKA)

LEAVE A REPLY